Karakterisasi enzim fitase asal bakteri rumen (Actinobacillus sp dan Bacillus pumilus ) dan analisis SEM terhadap perubahan struktur permukaan dedak padi untuk ransum ayam broiler

Mirni Lamid, Dr.MP.,drh and Ni Nyoman Tri Puspaningsih, Prof. Dr., Dra., M.Si and One Asmarani, S.Si.,M.Farm (2012) Karakterisasi enzim fitase asal bakteri rumen (Actinobacillus sp dan Bacillus pumilus ) dan analisis SEM terhadap perubahan struktur permukaan dedak padi untuk ransum ayam broiler. UNIVERSITAS AIRLANGGA. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
lamidmirni.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Fitase merupakan salah satu enzim yang tergolong dalam kelompok phosphatase yang mampu menghidrolisis senyawa fitat berupa myo-inositol (1,2,3,4,5,6) hexsa phosphatase menjadi myo-inositol dan phosphat organik. Salah satu altematif untuk menurunkan kandungan fitat dalam pakan adalah dengan menggunakan bakteri penghasil enzim fitase. Tim Peneliti telah berhasil memperoleh bakteri asal rumen ruminansia (Actinobacillus sp dan Bacillus pumilus) yang diharapkan mampu menghasilkan enzim fitase sebagai Feed Supplement untuk menghasilkan bahan pakan teroak berkualitas ditinjau dari ketersediaan protein dan mineml P, Mg, Mn, Fe, Zn, Ca yang tinggi sehingga selain dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bagi ayam broiler juga ramah lingkungan. Tujuan peneilitian ini adalah untuk mendapatkan karakterisasi enzim fitase produksi bakteri Actinobacillus sp dan Bacillus pumilus (kurva pertumbuhan bakteri, optimasi pH dan suhu, stabilitas pH dan suhu). Metode Penelitian Tabap I (Tahun I) adalah pengamatan terhadap kurva pertumbuhan bakteri Actinobacillus sp dan Bacillus pumilus, uji aktivitas enzim, karakterisasi enzirn fitase pada berbagai suhu maupun pH serta stabilitas enzim. Hasil optimasi fitase dari bakteri Actinobacillus sp diperoleh pada suhu 45°C dengan aktivitas 0,1374 UfmL, optimasi pH 4 dengan aktivitas 0,1374 UfmL. Stabilitas suhu enzirn fitase dari bakteri Actinobacillus sp cukup baik dimana enzim ini stabil pada suhu 45°C selama 2-4 jam (0,0428-0,0657 UfmL). Stabilitas pH enzim fitase dati bakteri Actinobacillus sp cukup baik dimana enzim ini stabil pada pH 4 (0,0353 UfmL). Hasil penelitian optimasi fitase dari bakteri Bacillus pumilus diperoleh pada suhu 50°C dengan aktivitas 0,0780 UfmL, optimasi pH 6 dengan aktivitas 0,0577 U/mL. Stabilitas suhu enzirn fitase dari bakteri Bacillus pumilus cukup baik dimana enzim ini stabil pada suhu 50°C selama 2-10 jam (0,0592-0,0593 UfmL). Stabilitas pH enzim fitase dari bakteri Bacillus pumilus cukup baik dimana enzim ini stabil pada pH 4-6 (0,0216-0,0351 U/mL). Disimpulkan enzim fitase bakteri Actinobacillus sp memptmlai prosentase pH dan suhu optimum masing-masing 4 dan 45° C, stabil pada suhu 45 C selama 6 jam dengan rentang pH 4 6. Enzim fitase bakteri Bacillus pumilus mempunyai prosentase pH dan suhu optimum masing-masing 6 dan 50° C, stabil pada suhu 50° C selama 10 jam dengan rentang pH 4 6.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK LP.56/13 Lam k
Uncontrolled Keywords: phytase, characterization, Actinobacillus sp , Bacillus pumilus
Subjects: Q Science > Q Science (General) > Q179.9-180 Research
Divisions: Unair Research > Exacta
Creators:
CreatorsEmail
Mirni Lamid, Dr.MP.,drhUNSPECIFIED
Ni Nyoman Tri Puspaningsih, Prof. Dr., Dra., M.SiUNSPECIFIED
One Asmarani, S.Si.,M.FarmUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 06 Oct 2016 03:24
Last Modified: 06 Oct 2016 03:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/40926
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item