REPRODUKSI KEKERASAN DALAM RELASI ANTARA MAHASISWA SENIOR DAN MAHASISWA JUNIOR (Studi Deskriptif Pada Pelaksanaan Orientasi Pengenalan Kampus Mahasiswa FISIP Universitas Airlangga)

ILMA NURIANA, 071211431011 (2016) REPRODUKSI KEKERASAN DALAM RELASI ANTARA MAHASISWA SENIOR DAN MAHASISWA JUNIOR (Studi Deskriptif Pada Pelaksanaan Orientasi Pengenalan Kampus Mahasiswa FISIP Universitas Airlangga). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (524kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FIS.S.44-16 Nur r.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kekerasan yang terjadi selama kegiatan Orientasi Pengenalan Kampus (Ospek) nyatanya masih ditemui selama kegiatan penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unair. Oleh karena itu fokus dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi selama kegiatan Ospek dan bagaimana hubungan antara mahasiswa senior dan mahasiswa junior selama kegiatan ospek tersebut serta adakah keterkaitan antara hubungan mahasiswa senior dan mahasiswa junior dalam melanggengkan tradisi kekerasan selama kegiatan Ospek di FISIP Unair. Penelitian ini merupakan tipe penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam dan menyebar kuesioner pertanyaan terbuka. Teknik penentuan informan dengan cara purposive, yakni peneliti telah memilikikriteriakriteria tersendiri untuk informannya. Analisis data dilakukan dengan Teori Dimensi Kekerasan menurut Johan Galtung, Teori Kekerasan Simbolik Pierre Bourdieu dan Genealogi Kekuasaan Michel Foucault. Melalui analisis data diperoleh hasil bahwa bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi selama kegiatan Orientasi Pengenalan Kampus (Ospek) di FISIP Unair adalah kekerasan secara struktural, kekerasan langsung (fisik) dan kekerasan simbolik (melalui bahasa verbal dan penggunaan nama-nama julukan). Melalui pengetahuan yang dimiliki para mahasiswa senior, mereka kemudian melakukan dominasi pada mahasiswa junior melalui bentuk-bentuk kekerasan selama kegiatan ospek sebagai wujud aktualisasi diri akan posisinya sebagai mahasiswa senior. Dominasi yang dilakukan mahasiswa senior atas mahasiswa junior tersebut kemudian menghasilkan dan memproduksi kebenaran bahwa kekerasan dalam kegiatan ospek merupakan hal yang umum dan wajar, menjadi sebuah wacana umum sebagai cara melanggengkan kekuasaan dan kebiasaan-kebiasaan pemberian pressing selama kegiatan Ospek baik lingkup fakultas maupun jurusan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS.S.44/16 Nur r
Uncontrolled Keywords: pressing, ospek, relasi, kekuasaan
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology > HM1106-1171 Interpersonal relations. Social behavior
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology > HM1176-1281 Social influence. Social pressure
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
ILMA NURIANA, 071211431011UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTuti Budirahayu, Dr., Dra., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 30 Aug 2016 09:01
Last Modified: 30 Aug 2016 09:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/41297
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item