Perlawanan Pedagang Pasar Tradisional Terhadap Revitalisasi Pasar ( Studi Deskriptif Pasar Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur )

MOCH. IRFAN FANANI, 070914107 (2016) Perlawanan Pedagang Pasar Tradisional Terhadap Revitalisasi Pasar ( Studi Deskriptif Pasar Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (795kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FIS.S.57-16 Fan p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
FIS.S.57-16 Fan p.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti terhadap fenomena perlawanan pedagang pasar tradisional Babat dengan Pihak Pemkab Lamongan dan pihak pengelola pasar ( pihak investor ) yang gencar dilakukan oleh para pedagang pasar Babat atas pembangunan pasar tradisional Babat. Perlawanan yang berkepanjangan dan tak kunjung menemukan penyelesaian meski telah berlanjut di sidang PTUN Provinsi Jawa Timur yang menuntut pembangunan pasar Babat dan sistem bangunan serah guna pasar pada akhirnya memunculkan perlawanan para pedagang pasar tradisonal Babat dengan berjualan di luar area pasar Babat seperti jalan Pendidikan, Kartini dan Ahmad Dahlan dari fenomena tersebut peneliti untuk menganalisis perlawanan yang terjadi. apa yang melatar belakangi terjadinya perlawanan? Bagaimana bentuk-bentuk resistensi para pedagang pasar Babat dan faktorfaktor yang menyebabkan resistensi para pedagang pasar Babat sehingga memunculkan aksi penolakan dan protes pedagang pasar tradisional? tentunya dengan teori dan perspektif Sosiolog. Peneltian ini menggunakan teori resistensi yang dipopulerkan oleh James Scott juga memperkenalkan konsep resistensi tertutup, semi terbuka dan terbuka dalam menganalisis terciptanya sebuah resistensi. Analisis yang dimaksud disini adalah analisis hubungan sebab akibat atau interaksi yang memungkinkan munculnya sebuah resistensi sosial. Dalam konsep resitensi secara tersirat menyatakan resitensi tertutup,semi terbuka dan terbuka, mereka yang menduduki kebijakan terhadap pembangunan pasar babat diharapkan mengakomodir kepentingan para pedagang. Metode penelitian yang digunakan digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Setelah melalui tahapan penelitian, penelitian ini pada akhirnya menemukan beberapa temuan pokok. Ada beberapa hal yang pada akhirnya menjadikan kebijakan pembangunan pasar Babat mendapatkan resistensi dari para pedagang. Harga sewa bedhak pasca pasar Babat direvitalisasi menjadi faktor yang menyebabkan pedagang lama pasar Babat tidak mau menempati Pasar Baru Babat yang berjualan di luar area pasar karena harga kios di Pasar Baru Babat sangat mahal bagi para pedagang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS.S.57/16 Fan p
Uncontrolled Keywords: Perlawanan, Pasar,Teori Resistensi James Scott
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology > HM1176-1281 Social influence. Social pressure
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM
MOCH. IRFAN FANANI, 070914107UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorHerwanto, Drs., MAUNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 31 Aug 2016 03:42
Last Modified: 31 Aug 2016 03:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/41310
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item