POLA TABUNGAN RUMAH TANGGA (Household Saving) DAN POLA PENGIRIMANNYA (Remmitances) KE DAERAH PEDESAAN DI KALANGAN GELANDANGAN DI KOTA SURABAYA ( Suatu studi tentang mobilitas sosial dan ekonomi migran golongan rendah )

SEPTI ARIADI, Drs (1990) POLA TABUNGAN RUMAH TANGGA (Household Saving) DAN POLA PENGIRIMANNYA (Remmitances) KE DAERAH PEDESAAN DI KALANGAN GELANDANGAN DI KOTA SURABAYA ( Suatu studi tentang mobilitas sosial dan ekonomi migran golongan rendah ). UNIVERSITAS AIRLANGGA, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-res-2014-ariadisept-31943-3.abstr-n.pdf

Download (149kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
41883.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini mencoba memahami den mendeskrips1ken tentang pola tabungan rumah tangga (house hold eeving) dan pola pengirimannya (remmitances) K9 daerah pedesaan (daerah ssal) . pare gelandsngan yang ada di kota Surabaya earta mobilitaa sosial dan mobilitas ekonomik yang terjadi selama gelsndangan tinggal di kota Surabaya. Disamping itu jugamemahami karakte ristik demografis gelandangan ~ang m~liput., umur, jenis kalamin, status perkawinan, kepemilikan anak, jumlah tanggungan ~ luarga,agema, suku bangsa serte ciri-ciri ekonomik seperti je nis pekarjaen yang ditekuni gelandangan serta besar penghasilen yang diperoleh. Selain bersifat bersifat deskriptif penelitian ini juga mencoba membuat interpretasi dan ulasan taoritis dari dsta yang diperoleh di lapangan. Lokasi penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah wilayah kotamadya Surabaye. Populasi nya adalah semua gelandangan yang ada di kata Surabaya.Sampel ditarik dengan cara availibility sampling yaitu bagian dari teknik penarikan sampel non random. Dari temuan-temuan yang diperoleh dan analisis yang dilakukan, dalam penelitian ini dihasilkan beberapa kesimpulan, yaitu; pertama, Gelandangan yang ada di kota surabaya sebagian basar berumur muda (usia produktif),tingkat pendidikan rendah sebagian beser memiliki ketrampilan sebagei peteni den tidak memiliki ketrampilan apepun, mayoritas beterja di sektor in . formal, telah menikah, beragama Islam. suku bangsa Jawa, dengan janis kalamin laki-laki.Kedua; Sabagian basar gelandangan mengalami mobilitas ekonomi ketika berada di daarah perkotaan,sedangkan mobilitas sosial tidak terlihat tidak dialami), Ketiga; pola tabungan rumah tangga (household saving) yang nampak adalah pola tabungan bent uk uang (mayoritas) dan barang (sebagian keeil). Keempat; Pola pengiriman (remmitances) hasil tabungan para gelandangan banyak dilakukan sendiri (mayoritas) dan hanya oebagian keo1l elja yeng dilekuken lewat perantera, dikirim lewat pos atau anggota keluarga di desa yang mengambil sendiri ke kota, Kelima; bahwa panggunaan uang tagungan rumah tangga yang dikirimkan ke daerah pedesaan pada umumnya dig unakan untuk memenuhi kebutuhan primer (pangan).Namun demikian juga dialokasikan untuk biaya pendidikan anak, membeli rumah, sawah, ternak, membayar huteng, untuk model usaha serte membeli keperluan pertanian,

Item Type: Other
Additional Information: KKB KK-2 339.42 Ari p
Uncontrolled Keywords: biaya hidup, tabungan rumah tangga
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Q Science > Q Science (General) > Q179.9-180 Research
Divisions: Unair Research > Non-Exacta
Creators:
CreatorsEmail
SEPTI ARIADI, DrsUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Joko Iskandar
Date Deposited: 30 Oct 2016 23:18
Last Modified: 13 Jun 2017 21:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/41883
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item