PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI UNIVERSITAS AIRLANGGA ANGKATAN 2006-2007 TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK MENDUKUNG AKUNTAN MENJADI PROFESIONAL

WIDYA ASTUTI, 040610472 (2010) PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI UNIVERSITAS AIRLANGGA ANGKATAN 2006-2007 TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK MENDUKUNG AKUNTAN MENJADI PROFESIONAL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-astutiwidy-17872-abstrak-p.pdf

Download (452kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-astutiwidy-15029-a43310-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (983kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Adanya kenyataan yang menimpa profesi akuntan, seperti kasus manipulasi yang menyatakan bahwa adanya kecerdasan intelektual saja tidak mencukupi untuk menghasilkan akuntan yang profesional. Masih terdapat kecerdasan lain selain kecerdasan intelektual dalam melaksanakan tanggung jawab akuntan sesuai dengan etika profesinya. Mahasiswa sebagai calon akuntan harus mulai memikirkan bahwa di dunia kerja tidak hanya mengutamakan kecerdasan intelektual saja tetapi juga kecerdasan lain, yaitu kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang kecerdasan emosional untuk mendukung akuntan menjadi profesional. Tujuan selanjutnya memberi gambaran kepada mahasiswa tentang pentingnya kecerdasan emosional yang terdiri dari mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain, dan membina hubungan untuk mendukung akuntan menjadi profesional. Penelitian ini menggunakan wawancara, kuesioner terbuka, dan wawancara kelompok fokus dalam pengumpulan datanya. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi universitas airlangga angkatan 2006-2007. Sedangkan objek penelitian adalah pendapat mengenai pentingnya kecerdasan emosional yang terdiri dari mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain, dan membina hubungan untuk mendukung akuntan menjadi profesional. Hasil dari penelitian ini adalah menurut persepsi mahasiswa, kecerdasan emosional diperlukan akuntan untuk mendukung akuntan menjadi profesional. Kecerdasan emosional diperlukan karena keselarasan dan keserasian antara pengetahuan dan emosi sangat penting. Selain itu, kecerdasan emosional yang dimiliki dapat membantu akuntan untuk tidak melakukan pelanggaran etika dan standar yang berlaku. Selanjutnya, menurut persepsi mahasiswa, untuk komponen kecerdasan emosional (mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain dan cara membina hubungan dengan orang lain) dapat mendukung akuntan menjadi profesional terbagi menjadi dua. Persepsi pertama, mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain dan cara membina hubungan dengan orang lain dapat mendukung akuntan menjadi profesional. Sedangkan persepsi kedua, mengelola emosi, memotivasi diri, dan cara membina hubungan dengan orang lain dapat mendukung akuntan menjadi professional.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A 433/10 Ast p
Uncontrolled Keywords: PERSONALITY AND AMOTIONS; ACCOUNTABILITY
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF698-698.9 Personality
H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1706-1708 Accounting. Bookkeeping
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ9701-9940 Public accounting. Auditing
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
WIDYA ASTUTI, 040610472UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTjiptohadi, Prof. Drs. S., M. Ec., Ph.D., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 14 Apr 2011 12:00
Last Modified: 24 Oct 2016 23:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/4216
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item