PROSES COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM BIDANG KESEHATAN (Studi Deskriptif Pelaksanaan Kolaborasi Pengendalian Penyakit TB-HIV di Kabupaten Blitar)

MUHAMMAD MUQORROBIN IST, 071211133049 (2016) PROSES COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM BIDANG KESEHATAN (Studi Deskriptif Pelaksanaan Kolaborasi Pengendalian Penyakit TB-HIV di Kabupaten Blitar). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FIS.AN.54-16 Ist p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit TB-HIV merupakan hasil oportunistik penyakit TB dan HIV, yang menjadi permasalahan utama kesehatan di dunia. Indonesia sebagai negara dengan beban tertinggi kedua untuk masing-masing penyakit tersebut perkembangannya terus mengalami peningkatan. Jawa Timur merupakan provinsi tertinggi kedua yang rawan, dan beberapa daerah di dalamnya diharuskan melaksanakan kebijakan mengendalikan penyakit tersebut, salah satunya Kabupaten Blitar. Sebagai daerah yang masuk sepuluh besar beban HIV di Jawa Timur dengan perkembangan TBHIV yang fluktuatif, langkah untuk mengendalikan penyakit merupakan hal yang mendesak dilakukan. Oleh karena itu, pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar melakukan kolaborasi aktor lintas sektoral dengan membentuk Pokja TB-HIV pada tahun 2014. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana proses kolaborasi pada pengendalian penyakit TB-HIV di Kabupaten Blitar dikaitkan dengan pendekatan teori proses Collaborative Governance. Hasil penelitian menemukan bahwa proses kolaborasi belum berjalan maksimal. Hal ini terlihat dari indikator dinamika kolaborasi masih belum efektif, yaitu pada sub indikator penggerakan prinsip bersama, motivasi bersama, dan kapasitas untuk melakukan tindakan bersama yang belum terbentuk dengan baik dan merata, yang berpengaruh besar terhadap indikator tindakan-tindakan kolaborasi. Sementara indikator dampak sementara belum signifikan pada proses kolaborasi dan adaptasi yang dilakukan dengan konsensus belum maksimal pada kontrol terhadap tindakan selanjutnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS.AN.54/16 Ist p
Uncontrolled Keywords: proses kolaborasi, collaborative governance, aktor-aktor kolaborasi, pengendalian penyakit TB-HIV
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MUHAMMAD MUQORROBIN IST, 071211133049UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorJusuf Irianto, Prof. Dr. H., Drs., M.Com.UNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 07 Sep 2016 06:50
Last Modified: 23 Jul 2017 17:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/42399
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item