Pemanfaatan Media Visual dalam Pula Pembelajaran Intensif Kelompok Kecil Praktikum Anatomi Perbandingan Vertebrata dalam Upaya Peningkatan Efektifitas Pemahaman Mahasiswa

Eko Prihiyantoro,, 132049477 (2003) Pemanfaatan Media Visual dalam Pula Pembelajaran Intensif Kelompok Kecil Praktikum Anatomi Perbandingan Vertebrata dalam Upaya Peningkatan Efektifitas Pemahaman Mahasiswa. UNIVERSITAS AIRLANGGA, SURABAYA. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2007-prihiyanto-4061-kkckkl-k.pdf

Download (460kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-res-2007-prihiyanto-4061-lp0807.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tujuan Sistem Pendidikan Nasional adalah menciptakan manusia seutuhnya yang mempunyai kemampuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan taraf hidup lahir dan batin secara mandiri dan meningkatkan peranannya sebagai pribadi, pegawai/karyawan, warga masyarakat, warga negara dan mahkluk ciptaan Tuhan. Hal ini berarti bahwa setelah menyelesaikan pendidikannya seorang peserta didik dituntut memiliki kemampuan yang multi dimensional yang mencakup ranah kognitif, psikomotor dan afektif. Perguruan tinggi sebagai salah satu sub sistem pendidikan nasional juga berkewajiban untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan multidimensional tersebut, sehingga peranan alumni perguruan tinggi di masyarakat dapat dirasakan manfaatnya. Untuk mencapai tujuan yang bersifat multidimensional tersebut, maka diperlukan metode instruksional yang tepat. Salah satu metode instruksional yang dianggap memenuhi tuntutan multidimensional yang mencakup ketiga ranah tersebut adalah praktikum. Ranah kognitif di dalam praktikum dapat dilatih melalui sintesis berbagai teori yang telah diterima melalui kuliah yang diaplikasikan pada kehidupan yang nyata dalam mengamati bahan yang digunakan dalam praktikum Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Airlangga sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang merupakan sub sistem Pendidikan Nasional juga menyelenggarakan praktikum sebagai salah satu upaya untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan multidimensional. Salah satu jenis kegiatan praktikum yang diselenggarakan adalah Praktikum Anatomi Perbandingan Vertebrata. Kedudukan Praktikum Anatomi Perbandingan Vertebrata dalam kurikulum di Jurusan Biologi adalah merupakan Praktikum wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa semester III dengan beban 1 SKS. Praktikum anatomi perbandingan Vertebrata diselenggarakan untuk menunjang pemahaman teori yang diajarkan dalam matakuliah Anatomi Perbandingan Vertebrata yang juga wajib diikuti oleh mahasiswa semester III Berdasarkan hasil angket evaluasi Proses Belajar Mengajar yang diisi oleh mahasiswa mengenai pelaksanaan praktikum Struktur Perkembangan Hewan I, faktor penyebab kurang efektifnya pelaksanaan praktikum tersebut adalah terbatasnya daya jangkau dosen pembimbing praktikum untuk menjelaskan materi praktikum kepada mahasiswa. Terbatasnya daya jangkau ini disebabkan sistem pelaksanaan praktikum ini yang bersifat klasik dalam bentuk kelas besar. Praktikum dilaksanakan di bawah pimpinan seorang dosen yang menjelaskan di depan kelas dan dibantu oleh dua orang dosen lainnya yang bertugas membantu mahasiswa untuk bekerja dan mengamati. Metode ini tidak efektif karena kemampuan mahasiswa untuk menggunakan alat bedah dan kemampuan pengamatan anatomisnya yang masih sangat kurang. Saran dan komentar yang dituliskan mahasiswa dalam angket evaluasi tersebut, sebagian besar menyatakan bahwa mereka tidak dapat mengikuti praktikum dengan baik karena terlalu cepat menjelaskan dan kurangnya kesempatan untuk bertanya. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka perlu dilakukan perubahan metode pembelajaran dalam aktifitas praktikum melalui Pola Pembelajaran Intensif Kelompok Kecil (P2IK2) yang dilengkapi dengan media visual untuk menampilkan gambar mengenai ciri-ciri kelas hewan terdahulu, sehingga diharapkan mahasiswa dapat dengan mudah mengamati kembali anatomi hewan yang telah dipelajari, kemudian membandingkan dengan hewan yang sedang dipelajari. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah adalah (1) Pola Pembelajaran Intensif Kelompok Kecil. Metode ini menerapkan pembagian peserta praktikum menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok terdiri atas 4 orang mahasiswa dan dilengkapi satu unit bahan praktikum. Diharapkan kelompok kecil ini dapat meningkatkan efektifitas pengamatan unit percobaan. Kelompok-kelompok kecil ini selanjutnya dikelompokkan lagi menjadi grup kecil dimana setiap grup berisi 3-4 kelompok. Pembentukan grup ini. disebabkan keterbatasan jumlah dosen dan asisten mahasiswa yang membantu pelaksanaan praktikum ini. Untuk lebih meningkatkan kemampuan motorik dalam hal pembedahan serta untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam pengamatan anatomis bahan percobaan, maka setiap unit bahan percobaan berdasarkan kelas dikerjakan dalam dua kali tatap muka. Metode ini merupakan pembaharuan dari metode sebelumnya yang hanya mengerjakan satu kali untuk setiap bahan percobaan. Diharapkan pengulangan materi bahan percobaan memberikan pengalaman pembedahan dan pengalaman pengamatan yang lebih banyak terhadap satu bahan percobaan, (2) Penggunaan Media Visual. Metode ini melengkapi setiap grup dengan satu set media visual berupa slide foto dan slide proyektor yang berisi gambar-gambar hewan percobaan yang telah dipersiapkan terlebih dahulu. Gambar slide foto yang disediakan pada saat praktikum, adalah slide foto preparat bahan praktikum sebelumnya, sehingga sesuai dengan tujuan praktikum ini mahasiswa dapat membandingkan perbedaan anatomis hewan-hewan yang sedang dipelajari. Anatomi hewan yang sedang dipelajari dapat dibandingkan dengan anatomi hewan yang telah dipelajari sebelumnya melalui pengamatan slide foto. Rancangan Evaluasi Kegiatan meliputi (1) Evaluasi kemajuan mahasiswa yang dilaksanakan melalui pengamatan terhadap pencapaian nilai mahasiswa. Komponen peniliaian meliputi nilai pre test, nilai laporan dan nilai ujian. Pre test diselenggarakan sebelum praktikum dilaksanakan, sedangkan laporan praktikum dikumpulkan dua hari setelah pelaksanaan praktikum. (2) Evaluasi pelaksanaan kegiatan diperoleh melalui indikator kerja yang meliputi (a) indeks kepuasan mahasiswa dan (b) persentase mahasiswa yang mencapai nilai A. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa Indeks kepuasan hasil angket mencapai 75%, sedangkan persentase mahasiswa yang berhasil mencapai nilai A adalah 34 %. Hal ini menunjukkan peningkatan hasil yang sangat tinggi setelah diterapkan model Pembelajaran Intensif Kelompok Kecil dan penggunaan media Visual dalam penyelenggaraan praktikum.. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa Motivasi dan pemahaman mahasiswa mengenai materi meningkat dengan penggunaan metode ini.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK LP 08/07 Pri p
Uncontrolled Keywords: VERTEBRATES-ANATOMY-STUDY AND TEACHING
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Matematika
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Eko Prihiyantoro,, 132049477UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Bambang Husodo
Date Deposited: 13 Sep 2016 02:45
Last Modified: 27 Dec 2017 23:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/42622
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item