KARAKTERISASI PROTEIN SPESIFIK S-layer Aeronnonas hydrophila SEBAGAI BAHAN DIAGNOSTIK ULCER DISEASE PADA IKAN MAS (Cyprinus Carpio Linn)

M. Gandul Atik Yuliani, M.Kes., Drh. and Retno Bijanti, MS., Drh. and Retno Sri Wahjuni, MS., Drh. and Wiwiek Tyasningsih, M.Kes., Drh. (2006) KARAKTERISASI PROTEIN SPESIFIK S-layer Aeronnonas hydrophila SEBAGAI BAHAN DIAGNOSTIK ULCER DISEASE PADA IKAN MAS (Cyprinus Carpio Linn). Universitas Airlangga, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2007-yulianimga-4024-lp107_0-k.pdf

Download (415kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-res-2007-yulianimga-4024-lp107_07.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Karakterisasi Protein Spesifik S-Layer Aeromonas hydrophila Sebagai Bahan Diagnostik Ulcer Disease Pada Ikan Mas (Cyprinus Carpio Linn) (M. Gandul Atik Yuliani, Retno Bijanti, Retno Sri Wahjuni, Wiwiek Tyasningsih, 2006, 29 halaman) Diagnosa penyakit Ulcer disease atau Red Sore Disease pada ikan lebih sulit yang disebabkan karena gejala penyakit ini sulit dibedakan dengan trauma fisik serta gejala Minis yang tidak spesifik tergantung dari spesies ikan dan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu diperlukan strategi pengendalian penyakit akuakultur yang lebih balk lagi antara lain dengan diagnosa penyakit yang cepat, tepat, dan akurat. Penelitian ini dirancang untuk mendapatkan protein S-layer dari Aeromonas hydrophila isolat lokal yang antigenik dan imunogenik yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan bahan diagnostik maupun untuk pembuatan antibodi monoklonal yang dapat digunakan sebagai kit diagnostik penyakit Ulcer disease atau Red Sore Disease Aeromonas hydrophila diisolasi dari ikan mas (Cyprinus carpio lien) yang berasal dari Balai Budidaya Ikan di Punten, Batu Jawa Timur selanjutnya diidentifikasi melalui uji biokimia dan dikultur pada media khusus TSA. Karakterisasi protein S-layer dianalisis dengan tahapan sebagai berikut: pembuatan homogenat antigen, penentuan konsentrasi homogenat antigen, karakterisasi protein dengan SDS-PAGE, imunisasi kelinci dengan whole protein, penentuan protein yang imunogenik (S-layer) dengan Western Blotting dan ELISA, pemurnian protein dengan teknik elusi, imunisasi kelinci dengan protein hasil elusi, penentuan titer antibodi dengan ELISA dan karakterisasi protein yang imunogenik dengan Western Blotting. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa protein S-layer Aeromonas hydrophila dengan berat molekul 53,7 kDa memiliki sifat antigenik dan imunogenik sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan diagnostik, dan disarankan perlunya melakukan produksi antibodi monokonal terhadap protein S-layer Aeromonas hydrophila isolat lokal.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK LP. 107 / 07 Kar
Uncontrolled Keywords: KARAKTERISASI PROTEIN SPESIFIK
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF951-997.5 Diseases of special classes of animals
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Unair Research > Exacta
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
M. Gandul Atik Yuliani, M.Kes., Drh.UNSPECIFIED
Retno Bijanti, MS., Drh.UNSPECIFIED
Retno Sri Wahjuni, MS., Drh.UNSPECIFIED
Wiwiek Tyasningsih, M.Kes., Drh.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Elvi Mei Tinasari
Last Modified: 28 Sep 2016 10:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/42664
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item