PENCEGAHAN PERSELINGKUHAN DI KALANGAN KELUARGA DALAM HIKAYAT BAYAN BUDIMAN

Mochtar Lutfi, S.S. and Muryadi, Drs. and Puji Karyanto, Drs. (2005) PENCEGAHAN PERSELINGKUHAN DI KALANGAN KELUARGA DALAM HIKAYAT BAYAN BUDIMAN. UNIVERSITAS AIRLANGGA, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2008-authorlutf-6764-lp98_08-k.pdf

Download (389kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-res-2008-authorlutf-6764-lp98_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perselingkuhan dalam keluarga akan merusak sendi-sendi rumah tangga. Oleh sebab itu, pencegahan perselingkuhan perlu diupayakan. Berkaitan dengan hal tersebut, yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah a) analisis struktur dalam Hikayat Bayan Budiman; b) gambaran isi cerita sisipan dalam Hikayat Bayang Budiman; c) makna simbolik dalam Hikayat Bayan Budiman sehingga mampu mencegah seseorang berselingkuh. Penelitian ini bertujuan mengetahui struktur (penokohan, alur, latar) bingkai utama dan cerita sisipan dalam Hikayat Bayan Budiman; mengetahui gambaran isi cerita sisipan dalam Hikayat Bayang Budiman; mengetahui makna simbolik Bari cerita sisipan yang secara sistematis mengupayakan pencegahan perselingkuhan dalam keluarga. Sebagai salah satu penelitian sastra, penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Selanjutnya menggunakan pendekatan struktural sebagai langkah awal untuk mengetahui keberadaan tokoh-tokoh dalam Hikayat Bayan Budiman. Kemudian pendekatan semiotik untuk mengetahui makna simbolik dalam Hikayat Bayan Budiman. Hasil penelitian ini menunjukkan dari analisis struktur yang meliputi penokohan, alur, dan latar memperlihatkan bahwa tokoh Khojah Maimun digambarkan sebagai sosok yang tampan, pandai, dan bijaksana; sedangkan Bibi Zainab sebagai wanita yang cantik, tergoda laki-laki lain, tetapi dapat dicegah Burung Bayan; Burung Bayan memperlihatkan sosok burung yang mempunyai wawsan luas, bijaksana, tempat curahan hati Bibi Zainab. Adapun rangkaian peristiwa menampakkan pengenalan, konflik, per unitan, klimaks, dan peleraian. Mengenai latar memperlihatkan adanya latar tempat dan suasana yang mendukung peristiwa yaitu bahagia, marah, gelisah, dan cemas. Gambaran cerita sisipan memperlihatkan sisi kehidupan yang dihadapi manusia sehari-hari, terutama menyangkut masalah keluarga yang meliputi kesetiaan, kemandirian, kepalsuan, dsb. Makna simbolik yang muncul adalah perselingkuhan dapat disebabkar oleh rasa sepi, kerinduan, kesempatan, martabat dan kekayaan lebih tinggi. Hal itu dapat dihindari apabila disikapi dengan bijaksana dan ditunjukkan baik buruknya perselingkuhan, kebahagiaan yang abadi dalam keluarga, rasa saling percaya, saling menghargai, dan saling mencintai.

Item Type: Other
Additional Information: KKB KK-2 LP 98/08 Lut p
Uncontrolled Keywords: PERSELINGKUHAN; HIKAYAT BAYAN BUDIMAN
Subjects: P Language and Literature > PA Classical philology > PA3520-3564 Criticism, interpretation, etc.
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Unair Research > Non-Exacta
Creators:
CreatorsEmail
Mochtar Lutfi, S.S.UNSPECIFIED
Muryadi, Drs.UNSPECIFIED
Puji Karyanto, Drs.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Elvi Mei Tinasari
Last Modified: 26 Sep 2016 07:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/42713
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item