POLA PENERIMAAN TERHADAP ANAK PANTI ASUHAN SEBAGAI SUMBER STRESS PENGASUH

Nurul Hartini, S.Psi., M.Kes. and Ika Yuniar, S.Psi., M.Psi. (2005) POLA PENERIMAAN TERHADAP ANAK PANTI ASUHAN SEBAGAI SUMBER STRESS PENGASUH. UNIVERSITAS AIRLANGGA, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2008-hartininur-6318-kkbkk-2-k.pdf

Download (339kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-res-2008-hartininur-6318-kkbkk-2-7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan antara pola penerimaan terhadap anak panti asuhan dengan tingkat stress pengasuh. Penelitian ini merupakan tipe penelitian korelasional. Data penelitian diperoleh melalui skala pola penerimaan dan skala tingkat stress yang telah tervalidasi dengan indikator variabel : tingkat stress pengasuh panti asuhan adalah respon fisiologis yang dialami oleh para pengasuh panti asuhan selama satu bulan terakhir dan dicirikan oleh gejala-gejala stress yaitu : Sakit kepala atau pusing, nafas tidak teratur, ketegangan pada otot (bahu, punggung, dan lain-lain), gangguan pencernaan (diare, mual, dan lain-lain), keringat berlebihan, gangguan tidur (kurang tidur atau tidur berlebihan), dan perubahan nafsu makan. Sedangkan pola penerimaan terhadap anak panti asuhan adalah pola penerimaan pengasuh terhadap anak-anak asuhannya dan dicirikan oleh beberapa hal : menunjukkan kasih sayang, berdialog secara baik dengan anak, memberikan bimbingan dan semangat, memberikan teladan, tidak menuntut berlebihan. Tinggi rendahnya tingkat penerimaan terhadap anak panti asuhan serta tingkat stress pengasuh ditentukan oleh skor skala. Data penelitian terhadap 37 pengasuh panti asuhan di Kabupaten Lamongan menunjukkan bahwa terdapat 27 % pengasuh yang memiliki pola penerimaan tinggi pada anak panti asuhan, kemudian 37,9 % nya memiliki pola penerimaan terhadap anak panti asuhan sedang, dan 35,1 % memiliki pola penerimaan yang rendah terhadap anak panti asuhan. Sementara untuk tingkat stress, terdapat 29.7 % pengasuh yang memiliki tingkat stress tinggi, kemudian 32,5 % nya memiliki tingkat stress sedang, dan 37,8 % memiliki tingkat stress rendah. Hasil akhir uji analisis data dengan menggunakan teknik statistik parametrik korelasi Product Moment dari karl Pearson menunjukkan bahwa koefisien korelasinya sebesar -0,345 dengan nilai P = 0,037 (P < 0,05). Artinya, terdapat hubungan negatif yang signifikan antara pola penerimaan pengasuh terhadap anak panti asuhan dengan tingkat stress pengasuh, hal ini dapat diartikan bahwa pola penerimaan terhadap anak panti asuhan menjadi salah satu variabel yang menjadi sumber stress pengasuh panti asuhan.

Item Type: Other
Additional Information: KKB KK-2 LP 09/07 Har p
Uncontrolled Keywords: Stress, Pola Penerimaan, Pengasuh panti asuhan
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV701-1420.5 Children > HV959-1420.5 Orphanages. Orphans
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Unair Research > Non-Exacta
Creators:
CreatorsEmail
Nurul Hartini, S.Psi., M.Kes.UNSPECIFIED
Ika Yuniar, S.Psi., M.Psi.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Elvi Mei Tinasari
Last Modified: 20 Sep 2016 04:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/42792
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item