ANALISIS PENGARUH FAKTOR STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA DI SURABAYA

Anindhyta Budiarti, 049912671 (2006) ANALISIS PENGARUH FAKTOR STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA DI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-budiartian-1023-b_22_06.pdf

Download (175kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
4284.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam kehidupan modern yang semakin kompleks, manusia akan selalu cenderung stres kerja pada karyawan. Karena sumber daya manusia yang berkualitas sangat penting bagi kelangsungan hidup sebuah c ganisasi maka masalah stres kerja perlu mendapatkan perhatian yang cukup serius dari pihak organisasi tersebut. Stres yang terlalu besar dapat mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungan. Dan hasilnya pads diri karyawan berkembang berbagai macam gejala stres yang dapat mengganggu pelaksanaan kerja mereka, Rivai (2004: 516). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sumber stres kerja yang berasal dari pekerjaan, peran, struktur dan iklim organisasi, kemajuan karir, luar organisasi, dan hubungan kerja secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan STIESIA di Surabaya. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dari keenam faktor-faktor penyebab sires tersebut, manakah yang menunjukkan pengaruh dominan terhadap kinerja karyawan STIESIA Surabaya. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yang berasal dari jawaban responden. Populasi dan sampelnya adalah seluruh karyawan STIESIA Surabaya. Prosedur pengumpulan datanya adalah survey pendahuluan, studi kepustakaan, dan survei lapangan yang terdiri dari kuesioner, interview dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan persamaan regresi Tinier berganda, korelasi dan determinasi serta uji F dan uji t. Dan hasil persamaan regresi tinier berganda, diperoleh persamaan sebagai berikut : Y = 6,223 – 0,099.X1 – 0,135.X2 – 0,170.X3 – 0,146.X4 – 0,147.X5 – 0,160.X6. Berdasarkan basil Uji F, nilai F hitung adalah sebesar 34,408 > 2,1915 maka Ho ditolak dan Hi diterima. Artinya variabel stres kerja dari pekerjaan (X1), stres kerja dari konflik peran (X2), stres kerja dari iklim organisasi (X3), stres dari kemajuan karir (X4), stres kerja dari luar organisasi (X5) dan stres kerja dari hubungan kerja (X6) secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) Berdasarkan basil uji t dapat diketahui bahwa variabel stres kerja dari pekerjaan (X1), stres kerja dari konflik peran (X2), stres kerja dari iklim organisasi (X3), stres dari kemajuan karir (X4), stres kerja dan luar organisasi (X5) dan stres kerja dari hubungan kerja (X6) secara parsial memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi parsial diketahui bahwa variabel stres kerja dari iklim organisasi (X3) memiliki nilai koefisien determinasi parsial tertinggi dibandingkan variabel bebas yang lain sehingga dinyatakan sebagai variabel bebas yang dominan berpengaruh terhadap kinerja karyawan (Y)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 22/06 Bud a
Uncontrolled Keywords: JOB STRESS ; PERFORMANCE STANDARDS
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HF Commerce > HF5548.8 Psychology, Industrial
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Anindhyta Budiarti, 049912671UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNURTJAHJA MOEGNI, Dra. Ec. Hj., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 26 Apr 2006 12:00
Last Modified: 19 Jun 2017 17:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/4284
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item