GENRE SASTRA SEKSIS: SEKSUALITAS DALAM NOVEL DAN KUMPULAN CERPEN KARYA TIGA (3) PENGARANG PEREMPUAN INDONESIA MUTAKHIR

Listiyono Santoso, S.S., M.Hum. and Bea Anggraeni, S.S. (2005) GENRE SASTRA SEKSIS: SEKSUALITAS DALAM NOVEL DAN KUMPULAN CERPEN KARYA TIGA (3) PENGARANG PEREMPUAN INDONESIA MUTAKHIR. UNIVERSITAS AIRLANGGA, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2008-santosolis-6276-lp05_08-k.pdf

Download (333kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-res-2008-santosolis-6276-lp05_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini berkeinginan untuk mengungkap berbagai bentuk eksplorasi seksulitas dan peenokoha yang terdapat dalam novel novel dan kumpulan cerpen karya tiga perempuan pengarang Indonesia Mutakhir. Ketiga karya sastra tersebut adalah Novel Saman karya Ayu Utama, Jangan Main-Main (dengan kelaminmu) karya Djenar Mahesa Ayu, dan Mahadewa-Mahadewi karya Nova Riyanti Yusuf. Tema seksualitas merupakan mainstream dalam karya sastra perempuan pengarang belakangan ini. Seksualitas bukan dipahami sebagai hubungan seks laki-laki dan perempuan, melainkan terdapat interaksi sosial, relasi sosial sekaligus problem gender dalam hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuang untuk; I) Mengetahui dan memahami diskursus genre sastra feminis yang ditampilkan dalam novel dan kumpulan cerpen karya tiga (3) pengarang perempuan Indonesia mutakhir, yaitu Ayu Utami, Djenar Mahesa Ayu dan Nova Riyanti Yusuf, 2). Mengetahui dan memaharni diskursus seksualitas perempuan yang terkandung dalam novel dan kumpulan cerpen karya tiga (3) pengarang perempuan Indonesia mutakhir, yaitu Ayu Utami, Djenar Mahesa Ayu dan Nova Riyanti Yusuf. Upaya untuk mengungkapkan perlawanan terhadap kultur patriarkhi direpresentasikan bukan hanya dalam ruang social politik dan ekonomi, melainkan juga melalui rekonstruksi seksualitas yang dimainkan oleh perempuan. Tokoh-tokoh perempuan dalam karya-karya tersebut merepresentasikan sosok perempuan yang menolak terjadinya sub ordinasi, terlebih dalam problem seksualitas. Untuk memperoleh hasil yang tepat dan jelas tentang ada tidaknya semangat ferninis, maka dihadirkanlah metode penelitian sastra dengan pendekatan kritik sastra ferninis. Melalui pendekatan ini diharapkan dapat terungkap bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang menimpa kaum perempuan sekaligus upaya mereka keluar dari belitan kultur patriarkhi yang menindas tersebut. Seksualitas dalam karya sastra dalam kenyataannya menjadi salah satu alat untuk melakukan perlawanan atas ketidakadilan gender sekaligus juga untuk menguatkan identitas keperempuanan. Realitas tersebut direpresentasikan oleh tokoh dan penokohan dalam karyakarya sastra perempuan pengarang Indonesia mutakhir dengan genre sastra seksis.

Item Type: Other
Additional Information: KKB KK-2 LP 05/08 San g
Uncontrolled Keywords: Seksualitas, karya sastra dan perempuan
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ12-449 Sexual life
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV1442-1448 Women
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Unair Research > Non-Exacta
Creators:
CreatorsEmail
Listiyono Santoso, S.S., M.Hum.UNSPECIFIED
Bea Anggraeni, S.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Elvi Mei Tinasari
Date Deposited: 17 Jun 2017 13:23
Last Modified: 17 Jun 2017 13:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/42913
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item