FORMULASI DAN EVALUASI ORALLY DISIN TEGRATING TABLET PIROKSIKAM DENGAN DISINTEGRAN PRIMOGEL

Bambang Widjaja, Drs., M.Si. and Dwi Setyawan, S.Si., M.Si. (2006) FORMULASI DAN EVALUASI ORALLY DISIN TEGRATING TABLET PIROKSIKAM DENGAN DISINTEGRAN PRIMOGEL. UNIVERSITAS AIRLANGGA, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2008-widjajabam-6834-lp7508-t.pdf

Download (388kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-res-2008-widjajabam-6834-lp7508.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Orally Disintegrating Tablet (ODT) adalah tablet yang mudah larut dalam rongga mulut sehingga residunya yang terdispersikan dalam air liur mudah ditelan. Bagi pasien, keuntungan utama dari ODT adalah mudah digunakan tanpa memerlukan air dan mudah digunakan untuk para pasien yang memiliki kesulitan menelan seperti pada orang tua dan anak - anak. Proses pembuatan ODT dapat dilakukan dengan berbagai metode diantaranya moulding, freeze drying, spray drying, cetak langsung, sublimasi, dan granulasi basah. Dari beberapa metode tersebut, cetak langsung merupakan metode yang mudah dilakukan dan menguntungkan. Hal ini disebabkan karena metode cetak langsung memiliki beberapa keuntungan antara lain paling mudah diterapkan dalam produksi, peralatan yang digunakan merupakan alat - alat konvensional, juga sangat bermanfaat pada bahan obat yang peka lembab dan peka panas, dimana stabilitasnya terganggu melalui operasi granulasi. Pada penelitian ini, komposisi tiap tablet terdiri atas bahan aktif piroksikam, bahan pembawa manitol dan spray dried lactose, bahan disintegran primojel, dan lubrikan magnesium stearat. Diamati pengaruh kadar primojel 2,5%, 5%, dan 7,5% terhadap kekerasan, kerapuhan, waktu hancur dan disolusi tablet yang dihasilkan. Dan hasil uji karakteristik serbuk, massa cetak memiliki sifat alir yang baik dan kadar bahan aktif dalam serbuk dari keempat formula memenuhi persyaratan dengan RSD < 6%. Uji mutu fisik tablet menghasilkan kekerasan: 0,99 - 1,45 kP, kerapuhan: 2,99 -3,45 %, waktu hancur untuk F2 - F4: 11,33 - 20,33 detik sedangkan untuk Fl: 223,67 detik. Tebal tablet berkisar antara 2,80 -3,00 mm dan keseragaman kadar tablet dari keempat formula memenuhi persyaratan RSD < 6%. ED45 untuk F1 adalah 20,03% sedangkan untuk F2 - F4 adalah 69,19 - 65,47 %. Hasil pengujian menunjukkan bahwa formula kontrol (F 1) tidak memenuhi persyaratan waktu hancur dan disolusi yang ditetapkan, sedangkan untuk F2 - F4 memenuhi persyaratan sediaan ODT kecuali kerapuhan tablet yang melebihi persyaratan yang ditetapkan. Hasil analisis mutu fisik dan laju disolusi dengan metode Analisis Varian (ANAVA) jenis rancangan Completely Randomized Design (CRD) dan uji Honestly Significance Difference (HSD test) pada derajat kepercayaan (a) 0,05 menunjukkan bahwa ketiga formula menunjukkan perbedaan waktu hancur dan disolusi yang bermakna terhadap kontrol, tetapi tidak menunjukkan perbedaan bermakna pada kekerasan, kerapuhan, dan tebal tablet. Dari hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa formula 2 dengan kadar primojel 2,5% adalah formula optimum karena dengan kadar primogel yang rendah telah memberikan kekerasan, waktu hancur, dan laju disolusi tablet yang memenuhi persyaratan.

Item Type: Other
Additional Information: KKB KK-2 LP.75/08 Wid f
Uncontrolled Keywords: Tablet; Piroksikam
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Unair Research > Exacta
Creators:
CreatorsEmail
Bambang Widjaja, Drs., M.Si.UNSPECIFIED
Dwi Setyawan, S.Si., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Elvi Mei Tinasari
Date Deposited: 10 Sep 2016 09:34
Last Modified: 10 Sep 2016 09:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/43005
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item