Sintesis antibodi poliklonal protein fertilin beta membran spermatozoa manusia sebagai kandidat bahan imunokontrasepsi

N inik Darsini, dr.,M.Biomed and Hamdani Lunardhi, dr.,M.Kes.,SpAnd and R. Haryanto Aswin, dr.,MS and Reny I'tishom, S.Pi.,M.Si (2012) Sintesis antibodi poliklonal protein fertilin beta membran spermatozoa manusia sebagai kandidat bahan imunokontrasepsi. UNIVERSITAS AIRLANGGA, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2013-darsininin-27236-lp.02-13-s.pdf

Download (699kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Peningkatall peran serta pria dalam kontrascpsi. merupakall pencapaian kesetaraan dan keadilan gender yang lebih buile Menyikapi masalah terse but perlu dillpayakan pengel1lbangan metode konlrasepsi bagi pria untllk pilihan altcrnatif. yang sampai saat ini sangat terbatas karena pembinaan tekllik kontrasepsi pria jauh lebih rendah. Il11unokontrasepsi merllpakan salah satu metode kontrasepsi yang menggunakan prinsip induksi respoll illlun. dengan target hambatan terhadap ikatan reseptof dan ligand yang terdapat pada sel telur dan spermatozoa (Griffin, 2003). Pcserta KB pria baru mencapai 1,3% dari total 58.3% dari seluruh peserta KB. Metode kontrasepsi pria yang telah dilakukan selama ini hanya ada 2 maCHIll. yaitu penggllnaan kondolll dan vasektomi. Nalllun kondol1l efektif Illencegah kehamilan sebesar 75 80%. sedangkan vasektomi bersifat perlllanen. Untuk itu perlll pengembangan kontrasepsi baru bagi pria d imana harlls mem i I ik i khasiat jangka lama, tetapi bersifat reversibel dalam hal menyebabkan azoospermia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mel11peroleh antibodi poliklonal protein fcrtilin beta membran spermatozoa manllsia sebagai kandidat bahan imunokontrasepsi pria terutama pengembangan vaksin rekombinan. Metode penelitian yang digunakan adalail eksploratif -laboratoris. Prosedur penelitian sebagai berikut : :v1elakukan isolasi protein membran spermatozoa dengan teknik elektroelusi. Selanjutnya Illelakukan uji aktivitas protein fertilin beta berdasarkan pH., sllhu dan waklu inkubasi. Isolat protein hasil elektroelusi digunakan untuk konfirmasi protein ferti I in beta dengan tekn ik Western Blot, imunisasi isolat protein fertilin beta l1lanLisia pada kelinci betina. Koleksi antibodi poliklonal fertilin beta Illanllsia. pengukuran titer antibodi fertilin beta. Berdasarkan hasil penelitian, dikctahui bahwa protein fertilin beta membran spermatozoa l11anusia mel1liliki profil dengan berat molekul 75 kOa. Antibodi poliklonal fertilin beta dan anti-rabbit IgC dapat mendeteksi keberadaan protein fertilin beta sebagai sLiatu pita berwarna coklat dengan BM 75 kDa. Dengan demikian dapat diyakini bahvva pita yang l11ul1clIl pad a clektroforesis SOS-PAGE adalah pita molekul fertilin beta sebesar 75 kOa. Intcnsitas varna do! blot biru tergelap hanya pada bleeding ke-8. lmunisasi isolat protein fertilin beta 75 kOa mem bran spermaozoa manLisia pada kel iIlci betina juga menghasi I kall antibodi poliklonal fertilin beta .

Item Type: Other
Additional Information: KKA KK LP 02/13 Dar s FULLTEXT TIDAK ADA
Uncontrolled Keywords: polyclonal antibody of fertilin beta prolein. human sperm membrane, immunocontraception
Subjects: Q Science > Q Science (General) > Q179.9-180 Research
Divisions: Unair Research > Non-Exacta
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
N inik Darsini, dr.,M.BiomedUNSPECIFIED
Hamdani Lunardhi, dr.,M.Kes.,SpAndUNSPECIFIED
R. Haryanto Aswin, dr.,MSUNSPECIFIED
Reny I'tishom, S.Pi.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Joko Iskandar
Date Deposited: 28 Oct 2016 21:54
Last Modified: 28 Oct 2016 21:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/43053
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item