Absorpsi hukum Islam dalam Akad di Bank Syariah

Trisadini Prasastinah Usanti, Dr., SH and A. Shomad, Dr., SH., MH and Ari Kumiawan, SH., M.Kn (2012) Absorpsi hukum Islam dalam Akad di Bank Syariah. UNIVERSITAS AIRLANGGA, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2013-usantitris-27371-lp.48-13-a.pdf

Download (694kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam bidang ekonomi syariah, absorpsi nampak kentara dalam beragam aspek. Hal ini dikarenakan saat aspek syariah diaplikasikan dalam perbankan telah terjadi perkembangan yang sangat dahsyat dalam praktek perbankan, yang tanpa rambu religius. Masalah perekonomian ini. jika ditilik dari kategorisasi hukum Islam (fiqh), adalah kategori muamalah. Fiqih muamalah merupakan aturan-aturan Allah yang ditujukan untuk II1eDptUr kehidupan manusia dalam urusan keduniaan atau urusan berkaitan denganurusan duniawi dan sosial kemasyarakatan; Absorpsi hukum Islam banyak di aplikasikan dalam perbankan syariah, sehingga diperlukan ~hukum Islam dalam pefietapan akad di bank syariah. permasalahan yang akan dikaji adalah bagaimana penempan absorpsi hukum Islam dalam akad di bank syariah, apakah kontrak baku dalam transaksi bank syariah dibenarkan dalam Islam, dan bagaimanakah penyelesaian sengketa di Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Bukopin. Pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah pendekatanpemturan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan kontraktual (Contractual Approach). Fatwa yang merupak:an potret absorpsi syariah dalam akad di bank syariah bersi.&t kasuistik brena merupakan respon atau jawaban terl1adap pertanyaan yang diajukan oleh peminta fatwa yakni bank syariah yang akan mengeluarkan suatu produk. Akad pada bank syariah yang dituangkan dalam kontrak baku tidak bertemangan dengan prinsip syariah sepanjang pada akad tersebut mengandung rukun dan syamt akad , tidak ti1el~ggat UiiSut yang dilatafig fiiCiiutut syatiah yaitu gharar, maysir, riba, zalim dan obyek haram dan tidak melanggar prinsip perjanjian syariah antara lain prinsip kebebasan berkontrak, kejujuran, itikad baik, persamaan, keseimbangan, keadil~ amanah, adapun penyelesaian sengketa pada bank syariah memiliki pilihan forum penyelesaian baik secara litigasi maupun non litigasi.

Item Type: Other
Additional Information: KKB KK-2 LP.48/13 Usa a (FULLTEXT TIDAK TERSEDIA)
Uncontrolled Keywords: Absorpsi, Hukum Islam, Akad, Bank Syariah
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP174-190 The practice of Islam
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking
Q Science > Q Science (General) > Q179.9-180 Research
Divisions: Unair Research > Non-Exacta
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Trisadini Prasastinah Usanti, Dr., SHUNSPECIFIED
A. Shomad, Dr., SH., MHUNSPECIFIED
Ari Kumiawan, SH., M.KnUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Joko Iskandar
Date Deposited: 28 Oct 2016 20:59
Last Modified: 28 Oct 2016 21:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/43121
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item