PEMANFAATAN JASA PENGACARA OLEH PENCARI KEADILAN DALAM PROSES PENANGANAN PERKARA PERDATA DI PENGADILAN NEGERI SURABAYA

BASUKI REKSO WIBOWO, S.H., M.S (2014) PEMANFAATAN JASA PENGACARA OLEH PENCARI KEADILAN DALAM PROSES PENANGANAN PERKARA PERDATA DI PENGADILAN NEGERI SURABAYA. UNIVERSITAS AIRLANGGA, SURABAYA. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2014-wibowobasu-32049-3.ring-.pdf

Download (169kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran deskriptif tentang hak dan kewajiban timbal balik yang timbul sebagai akibat adanya perjanjian pemberian kuasa antara pengacara dengan client selaku pencari keadilan. Selain daripada itu, penelitian juga dimaksudkan pula untuk mendapatkan gambaran deskriptif perihal intensitas penggunaan jasa pengacara oleh pencari keailan dalam proses penanganan perkara perdata di Pengadilan Negeri Surabaya antara tahun 1988 s/d 1990. Metodologi penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan maupun studi documenter. Selain mengadakan telaah terhadap berbagai bahan bacaan yang terkait dengan masalah dan tujuan penelitian, pula dilakukan penelusuran dan interpretasi terhadap dokumen-dokumen pengadilan, khususnya di Pengadilan Negeri Surabaya, antara tahun 1988 s/d 1990. Adapun pemilihan lokasi penelitian di Pengadilan Negeri Surabaya dengan alas an, bahwa sebagai pengadilan negeri kelas I, yang berada di Ibukota propinsi, memiliki jumlah serta variasi perkara (perdata) yang lebih banyak dan beragam dibandingkan dengan pengadilan-pengadilan negeri lain di Jawa Timur. Dimaksudkan data yang diperoleh, cukup representative untuk menggambarkan keadaan pada umumnya di Jawa Timur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis serta diinterpretasi, sehingga mampu menyajikan gambaran bahwa jumlah pekara perdata yang diajukan ke Pengadilan Negeri Surabaya tahun 1988 s/d 1990 hampir sebagian besar (± 95%) berbentuk gugatan, sedangkan perbandingan antara yang menggunakan dan tidak menggunakan jasa pengacara hampir seimbang (± 50 %). Hal ini mencerminkan bahwa kesadaran akan arti penting profesi pengacara di kalangan pencari keadilan sudah cukup tinggi. Adapun tentang hak dan kewajiban timbale balik yang timbul sebagai akibat adanya perjanjian pemberian kuasa antara pengacara dengan clientnya, selain telah diatur secara umum dalam peraturan perundang-undangan (B.W.), juga terdapat dalam kode etik profesi pengacara, serta kadang pula diperjanjikan secara khusus di antara mereka.

Item Type: Other
Additional Information: KKB KK-2 347.016 Pem
Uncontrolled Keywords: Jasa; Pengacara; Perdata
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB491 Civil law (General)
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Unair Research > Non-Exacta
Creators:
CreatorsEmail
BASUKI REKSO WIBOWO, S.H., M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 21 Oct 2016 20:05
Last Modified: 21 Oct 2016 20:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/43928
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item