ALKALOID PADA UBI KEMILI UTAN (Stemona tuberosa) SEBAGAI INHIBITOR ENZIM DIHIDROFOLAT REDUKTASE (DHFR) SEBAGAI TARGET ANTIFOLAT TERHADAP Plasmodium falciparum

Pratiwi Pudjiastuti, Dr., M.Si and Henry Arwati, Dra., M.Sc., PhD and Sri Sumarsih, Dr., M.Si (2013) ALKALOID PADA UBI KEMILI UTAN (Stemona tuberosa) SEBAGAI INHIBITOR ENZIM DIHIDROFOLAT REDUKTASE (DHFR) SEBAGAI TARGET ANTIFOLAT TERHADAP Plasmodium falciparum. Universitas Airlangga, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (√ĀBSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2014-pudjiastut-32715-3.ringka-.pdf

Download (231kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-res-2014-pudjiastut-32715-16full.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Telah dilakukan penelitian isolasi alkaloid pada ubi kemili utan (S. tuberosa)tumbuhan asal Maluku. Dari hasil penelitian telah ditemukan 3 senyawa alkaloid. Ketiga senyawa alkaloid tersebut adalah croomine, epi-croomine (senyawa baru), dan tuberostemonine (Pudjiastuti, 2012). Dari hasil simulasi secara komputer (docking) antara alkaloid-alkaloid tersebut dengan enzim dihidrofolat reduktase (DHFR) yang diperoleh dari Protein Data Bank (PDB) menunjukkan bahwa ketiga alkaloid tersebut mempunyai aktivitas antimalaria, yaitu sebagai senyawa antifolat. Enzim DHFR adalah salah satu target antimalarial antifolat (Rastelli, 2003) Resistensi antimalaria, seperti pyrimetamin, disebabkan karena mutasi gen yang mengkode enzim DHFR dalam Plasmodium. Pyrimetamin adalah senyawa antifolat sebagai inhibitor kompetitif dari DHFR (Mita, et al., 2007). Mutasi ini menyebabkan perubahan ekspresi struktur protein, sehingga pyrimetamin tidak dapat komplemen sisi aktif dari enzim dihidrofolat reduktase, padahal DHFR ini sangat diperlukan Plasmodium untuk mengubah asam dihidrofolat menjadi tetrahidrofolat sebagai bahan dasar dalam biosintesis 2-deoxythymidine-5- monophosphate (dTMP) and purine dalam sintesis DNA pada parasit (Yuthavong, 2002). Mutasi (single dan crossed) pada enzim DHFR pertama terjadi pada residu asam amino S108N, diikuti C59R kemudian N51I, and dan terakhir I164L; setiap mutasi menyebabkan penurunan ikatan secara progresif dengan pyrimetamin dan asam dihidrofolat (Dasgupta, 2009). Menurut Mita (2002), selain empat macam mutasi tersebut, terjadi mutasi juga pada kodon A16V.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK LP.23-14 Pud a
Uncontrolled Keywords: alkaloid, ubi kemili utan,inhibitor enzim
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry
Q Science > QK Botany > QK1-989 Botany
S Agriculture > SB Plant culture > SB610-615 Weeds, parasitic plants, etc.
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Kimia
Unair Research > Exacta
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Pratiwi Pudjiastuti, Dr., M.SiUNSPECIFIED
Henry Arwati, Dra., M.Sc., PhDUNSPECIFIED
Sri Sumarsih, Dr., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 03 Oct 2016 06:18
Last Modified: 03 Oct 2016 06:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/44279
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item