ANALISIS MEKANISME TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER DI INDONESIA MENGGUNAKAN JALUR NILAI TUKAR: PASCA SISTEM NILAI TUKAR MENGAMBANG (Kuartal 4. 1998- Kuartal 3. 2007)

Panky Tri Febiyansah, 040418973 (2008) ANALISIS MEKANISME TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER DI INDONESIA MENGGUNAKAN JALUR NILAI TUKAR: PASCA SISTEM NILAI TUKAR MENGAMBANG (Kuartal 4. 1998- Kuartal 3. 2007). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-febiyansah-8988-c5208-k.pdf

Download (398kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
4436.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Stabilitas perekonomian merupakan tujuan utama yang ingin dicapai oleh suatu Negara. Dalam pencapaian stabilitas perekonomian tidak terlepas dari factor luar negeri maupun factor domestic. Krisis ekonomi yang dialami Indonesia sejak pertengahan tahun 1997, dimulai dari krisis nilai tukar rupiah, telah menjadikan nilai tukar rupiah menjadi indicator penting dalam menilai stabilitas perekonomian Indonesia. Apalagi Indonesia tergolong salah satu Negara yang memiliki karakteristik perekonomian kecil terbuka, berarti dalam penerapan kebijakan nilai tukar mengambang yang digunakan untuk mengimbangi tingginya volatilitas nilai tukar dan menjaga cadangan devisa menjadikan jalur nilai tukar menjadi sangat penting. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis transmisi kebijakan moneter di Indonesia menggunakan mekanisme jalur nilai tukar terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat harga domestic. Metodologi analisis dalam penelitian ini menggunakan model structural vector autoregression dan ditekankan pada analisis impulse response dan variance decomposition. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan moneter melalui mekanisme transmisi jalur nilai tukar telah bekerja sesuai teori dengan pendekatan direct passthrough dan indirect passthrough. Pengaruh dari structural shock SBI tiga bulanan dan suku bunga diferensial sebagai external shock cukup signifikan dan direspon oleh nilai tukar. Selanjutnya, pengaruh dari structural shock nilai tukar secara direct passthrough direspon dan memiliki kontribusi cukup signifikan terhadap tingkat inflasi serta secara indirect passthrough terhadap output dan tingkat inflasi. Kemudian, Berdasarkan kontribusi nilai tukar dan mekanisme transmisi terhadap kebijakan moneter melalui jalur nilai tukar menunjukkan bahwa pendekatan indirect pass through lebih dominan jika apabila dilihat dari akumulasi komposisi pengaruhnya terhadap stabilitas harga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C. 52/08 Feb a
Uncontrolled Keywords: MONETARY POLICY; FOREIGN EXCHANGE RATES
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1621-1638 Interest rates. Interest tables
H Social Sciences > HG Finance > HG3810-4000 Foreign exchange. International finance. International monetary system
Q Science > QA Mathematics > QA299.6-433 Analysis
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Panky Tri Febiyansah, 040418973UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorRossanto Dwi Handoyo, SE.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 27 Jan 2009 12:00
Last Modified: 06 Jul 2017 16:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/4436
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item