Hubungan Antara Ukuran Antropometri Panjang Tungkai dengan Kecepatan Lari Siswa Sekolah Sepak Bola Macan Putih Kota Kediri Usia Di Bawah 12 Tahun

Muhammad Ashlah Deni Wardana, 071211732047 (2016) Hubungan Antara Ukuran Antropometri Panjang Tungkai dengan Kecepatan Lari Siswa Sekolah Sepak Bola Macan Putih Kota Kediri Usia Di Bawah 12 Tahun. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (111kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FIS.ANT.75-16 War h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sepak Bola adalah olahraga permainan terkenal di dunia. Banyak orang mampu bermain bola dan tidak sedikit yang menjadi pemain professional. Perkembangan sepak bola semakin pesat dengan adanya pelatihan mulai dari usia dini yaitu usia di bawah 12 tahun. Sepak bola sering kali dikaitkan dengan olahraga fisik Karena pada dasarnya, sepak bola adalah olahraga yang terdiri dari berlari, menendang, melompat, kerja sama tim, dan berpikir. Pemain Sepak Bola diciptakan berbeda bentuk fisik dengan kemampuan bermain sepak bola yang berbeda-beda. Keanekaragaman inilah yang membuat permainan sepak bola semakin menarik. Perbedaan ukuran tubuh memberikan dampak yang berbeda pada setiap pemain Sepak Bola. Salah satu perbedaan yang terjadi pada siswa Sekolah Sepak Bola SSB Macan Putih Kota Kediri Usia di bawah 12 tahun yang bermarkas di Lapangan Bence, Kelurahan Bence, Kecamatan Pesantren, Kota kediri. Dari ke-29 siswa yang terbagi dalam dua kelompok usia yaitu usia 10 tahun dan 11 tahun memiliki perbedaan yang berdampak pada kemampuan berlari saat bermain Sepak Bola. Melalui penelitian deskriptif kuantitatif dengan mengukur ukuran antropometri panjang tungkai dari ke-29 sampel yang memenuhi kategori usia di bawah 12 tahun terdapat beberapa perbedaan. Ukuran antropometri siswa Sekolah Sepak Bola Macan Putih dihubungkan dengan kecepatan lari sprint dan didapat beberapa ukuran antropometri yang memiliki hubungan negatif dan berkorelasi secara signifikan yaitu pada berat badan Siswa. Semakin tinggi angka berat badan seorang siswa makan akan semakin banyak menghabiskan waktu menyelesaikan satu lintasan lari atau lebih lambat sedangkan semakin kecil angka berat badan maka akan semakin cepat atau memerlukan waktu singkat untuk menyelesaikan satu lintasan lari sprint. Ukuran tinggi badan, panjang tungkai kanan dan kiri memiliki hubungan tapi tidak berkorelasi secara signifikan terhadap kecepatan lari siswa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS.ANT.75/16 War h
Uncontrolled Keywords: Sepak Bola, panjang tungkai, kecepatan lari, uji korelasi Pearson
Subjects: Q Science > QM Human anatomy
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Muhammad Ashlah Deni Wardana, 071211732047UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorLucy Dyah Hendrawati, S.Sos.,M.Kes,UNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 14 Sep 2016 03:43
Last Modified: 14 Sep 2016 03:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/45216
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item