PENGARUH BI RATE SEBAGAI SUKU BUNGA ACUAN KEBIJAKAN MONETER INFLATION TARGETING TERHADAP STABILITAS HARGA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA ( PERIODE 2005 : 7 2008 : 3 )

Santoso, Sigit, NIM. 040510579 (2009) PENGARUH BI RATE SEBAGAI SUKU BUNGA ACUAN KEBIJAKAN MONETER INFLATION TARGETING TERHADAP STABILITAS HARGA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA ( PERIODE 2005 : 7 2008 : 3 ). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-santososig-10638-c6109-t.pdf

Download (290kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-santososig-9999-c6109-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh penggunaan BI rate sebagai suku bunga acuan kebijakan moneter inflation targeting terhadap stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Variabel yang mewakili stabilitas harga adalah inflasi IHK. Sedangkan pertumbuhan ekonomi diwakili oleh variabel output (PDB). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh shock variable BI rate terhadap variabel inflasi dan PDB serta seberapa besar pengaruh shock variabel BI rate tersebut selama periode penelitian Model yang digunakan adalah Vector Autoregression (VAR) dengan data time series secara bulanan dari tahun 2005:7 sampai 2008:3. Pemilihan periode ini didasarkan atas periode dimana Bank Indonesia menerapkan strategi penargetan inflasi sebagi sasaran tunggal (inflation targeting framework) dan mulai menggunakan BI rate sebagai suku bunga acuan. Selanjutnya perangkat yang digunakan dalam menginterpretasikan hasil uji VAR adalah (i) fungsi impulse response yang dapat menjelaskan respon shock variabel yang satu terhadap variabel yang lainnya dalam model, dan (ii) variance decomposition yang memberikan kontribusi pengaruh shock pada variabel yang satu terhadap variabel yang lainnya dalam model. Hasil uji VAR fungsi impulse response menunjukkan bahwa shock BI rate direspon cepat oleh inflasi dengan respon positif pada lima bulan pertama kemudian negatif pada bulan ke-6 sampai bulan ke-10 dan selanjutnya bergerak fluktuatif kembali ke titik keseimbangan pada bulan ke-31, sedangkan PDB langsung merespon negatif dan permanen sejak bulan pertama sampai akhir periode penelitian. Sedangkan berdasarkan hasil analisis variance decomposition menunjukkan bahwa kontribusi BI rate terhadap variabel inflasi lebih besar dibandingkan terhadap PDB. Kontribusi shock BI rate terhadap inflasi berkisar antara 22.96% - 41.70%, sedangkan terhadap variabel PDB, BI rate memberikan kontribusi berkisar antara 15.32% - 23.83%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK C.61/09 San p
Uncontrolled Keywords: ECONOMICS DEVELOPMENT; MONETARY POLICY
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions > HC10-1085 Economic history and conditions
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1621-1638 Interest rates. Interest tables
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsEmail
Santoso, Sigit, NIM. 040510579UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSoebagyo, Drs. Ec.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 24 Jul 2009 12:00
Last Modified: 18 Jul 2016 04:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/4524
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item