HUBUNGAN ANTARA KADAR NEURON SPECIFIC ENOLASE DENGAN KELUARAN PASIEN PASCA KEJANG STATUS EPILEPTIKUS PADA ANAK

Djuhdi Husnuddin, - (2016) HUBUNGAN ANTARA KADAR NEURON SPECIFIC ENOLASE DENGAN KELUARAN PASIEN PASCA KEJANG STATUS EPILEPTIKUS PADA ANAK. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (331kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Status epileptikus (SE) sebagai kegawatan neurologi yang masih dijumpai dan menyebabkan kerusakan otak yang dapat menjadi epilepsi, gangguan motorik, abnormalitas kognitif, bahkan hingga menyebabkan kematian. Neuron specific enolase (NSE) merupakan marker yang sensitif dari cedera otak akibat hipoksia, iskemik, dan trauma pada sistem saraf pusat. NSE berkorelasi dengan durasi dan keluaran status epileptikus. Tujuan: Mengetahui hubungan kadar NSE dengan kerusakan otak disebabkan SE. Serta menunjukkan hubungannya dengan keluaran kematian dan defisit motorik pasca kejang SE. Metode:Penelitian observasional analitik dengan 15 subyek SE dan 15 subyek non SE, berusia 1 bulan-13 tahun yang dirawat di bagian anak RSUD Dr. Soetomo. Kadar NSE diperiksa dari serum darah vena, diambil 24 jam pasca kejang /status awal teratasi. Data dianalisa menggunakan uji mann-whitney, chi square, fischer exact, dan koefisien Eta. Hasil:Kadar NSE lebih tinggi pada pasien SE dibandingkan dengan non SE. Kadar rerata NSE pasien SE 144.56 (range 51.530-203.15) ng/ml dan pada non SE 13.64 (4.41- 30.19) ng/ml. Terdapat hubungan korelasi sangat kuat kadar NSE dengan kematian dan defisit motorik (Eta 1; p < 0.001). AUC 0.926 (95% CI 0.00-1.00)untuk prediksi NSE pada kematian, dengan kadar NSE 90.645 ng/ml memiliki sensitivitas 100%;spesifitas 81.8%;NDP 66.7%;NDN 100% ;RKP 5.5 dan RR tak terhingga. AUC 0.943 (95% CI 0.00-1.00)untuk prediksi NSE pada defisit motorik, dengan kadar NSE 25.710 ng/ml memiliki sensitivitas 100%; spesifitas 86.7%;NDP 77.8%;NDN 100%;RKP 7.5 dan RR tak terhingga. Kesimpulan:Kadar NSE pasien SE lebih tinggi dibandingkan pasien non SE. Tingginya kadar NSE berhubungan dengan kejadian kematian dan defisit motorik pasien pasca SE.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS. IKA 19/16 Hus h
Uncontrolled Keywords: status epileptikus, kematian , defisit motorik, neuron specific enolase
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kesehatan Anak
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Djuhdi Husnuddin, -UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDarto Saharso, Prof. Dr. ,Sp. A (k)UNSPECIFIED
ContributorPrastya Indra Gunawan, Dr., SPAUNSPECIFIED
ContributorEndang Retnowati, Dr., M.S., SpPK(K)UNSPECIFIED
ContributorHari Basuki Notobroto, Dr., dr., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 08 Nov 2016 20:05
Last Modified: 01 Apr 2018 18:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/45412
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item