PERANCANGAN MODEL OPERASIONAL INFORMASI SYSTEM UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN AIR SEBAGAI INPUT PRODUKSI LISTRIK DITINJAU DARI SUDUT PANDANGAN OPERASIONAL SUBSYSTEM DAN COST SUBSYSTEM (STUDI KASUS PADA PT. PJB UP BRANTAS DISTRIK DI PLTA MANDALAN)

ANUGRAH SUWITA HADI PUTRA, 040510003 (2009) PERANCANGAN MODEL OPERASIONAL INFORMASI SYSTEM UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN AIR SEBAGAI INPUT PRODUKSI LISTRIK DITINJAU DARI SUDUT PANDANGAN OPERASIONAL SUBSYSTEM DAN COST SUBSYSTEM (STUDI KASUS PADA PT. PJB UP BRANTAS DISTRIK DI PLTA MANDALAN). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-putraanugr-14872-a18910-k.pdf

Download (273kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-putraanugr-12417-kkbkk-2-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT PLN (Persero) merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola sumber daya energi listrik di Indonesia. Melalui anak perusahaannya PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) didirikan pembangkit-pembangkit tenaga listrik. Pembangkit listrik yang digunakan memproduksi listrik, berbahan bakar minyak bumi dan gas sebagai unit pembangkit. Harga minyak dan gas terus meningkat. Perlu suatu kebijakan solutif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dapat diperbarui misalnya tenaga air. Pada praktiknya produksi unit PLTA dirasakan belum berkontribusi signifikan. Beberapa masalah yang ada mengenai pendokumentasian dan pengelolaan sistem informasi operasi air PLTA serta wacana krisis air tanah akibat perubahan ekosistem dan kerusakan lingkungan. Operational information system (OpIS) berfungsi sebagai model sistem yang menghasilkan informasi sehubungan dengan kegiatan operasional organisasi. Pengumpulan data yang tepat sebagai input OpIS diharapkan menghasilkan output yang membantu organisasi memecahkan permasalahan yang dihadapi. Operational information system memiliki tiga input yaitu transaction processing systems, operational engineering subsystem, dan operational intelligence subsystem. Ketiga input diolah dalam database sehingga menghasilkan dua macam output, yaitu operational subsystem dan cost subsystem. Integrated water resources management (IWRM) adalah proses mengatur dan mengelola pengembangan dan manajemen air, tanah, dan sumber daya lain yang berhubungan, untuk memaksimalkan hasil ekonomi dan kesejahteraan sosial dengan cara-cara yang benar tanpa merugikan fungsi vital suatu ekosistem. Perancangan sistem informasi untuk mendukung pengelolaan air sebagai bahan baku pembangkitan listrik di PLTA Mendalan dengan mengimplementasikan OpIS dan IWRM dapat mengatasi kendala-kendala yang ada dan meningkatkan kinerja yang optimal bagi PLTA Mendalan dan lingkungan sekitarnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A. 189 10 Put p
Uncontrolled Keywords: MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS ; PERSONAL MANAGEMENT
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5546-5548.6 Office management
H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
T Technology > T Technology (General) > T58.6-58.62 Management information systems
T Technology > TS Manufactures > TS155-194 Production management. Operations management
T Technology > TS Manufactures > TS156 Quality control and management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
ANUGRAH SUWITA HADI PUTRA, 040510003UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDebby R. Daniel, Dr. rer.pol. , AkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 18 Feb 2011 12:00
Last Modified: 24 Oct 2016 21:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/4549
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item