HUBUNGAN JOB STRESSORS DENGAN KEPUASAN KERJA PADA PERAWAT DI ICU DAN ICCU RUMAH SAKIT UMUM HAJI SURABAYA

NAIF MOHAMMED ALFATESH, 101414253013 (2016) HUBUNGAN JOB STRESSORS DENGAN KEPUASAN KERJA PADA PERAWAT DI ICU DAN ICCU RUMAH SAKIT UMUM HAJI SURABAYA. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
285. ABSTRAK.pdf

Download (147kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
TKK.09-16 Alf h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu bentuk sarana kesehatan, yang diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat untuk melakukan upaya kesehatan dasar atau kesehatan rujukan dan upaya kesehatan penunjang. Perawat sebagai salah satu profesi di rumah sakit memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Tugas pokok seorang perawat adalah merawat pasien untuk mempercepat proses penyembuhan. Karena pekerjaannya yang dinamis, seorang perawat perlu memiliki kondisi tubuh yang baik, sehat, dan mempunyai energi yang cukup. Kondisi tubuh yang kurang menguntungkan mengakibatkan seorang perawat mudah patah semangat bilamana saat bekerja ia mengalami kelelahan fisik, kelelahan emosional, dan kelelahan mental. Stres kerja adalah respon emosional dan fisik yang bersifat menggangu atau merugikan yang terjadi pada saat tuntutan tugas tidak sesuai dengan kemampuan, sumber daya, atau keinginan pekerja. Terdapat beberapa penelitian yang telah membuktikan bahwa ada hubungan antara job stress yang dihadapi perawat dengan kepuasan atas pekerjaannya di rumah sakit. Perawat yang merasa stres karena tidak dapat memenuhi tugasnya dengan baik akan merasa tidak puas terhadap pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara job stressors dengan kepuasan kerja perawat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan metode cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ICU dan ICCU yaitu sejumlah 29 orang perawat. Hasil penelitian menunjukkan faktor dominan pemicu stres perawat yaitu faktor karakteristik individu masa kerja, persepsi terhadap beban kerja, persepsi terhadap lingkungan kerja ,persepsi terhadap konflik peran, dan persepsi terhadap kurangnya kurangnya pengembangan karir. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara stres kerja terhadap kepuasan kerja (koefisien regresi = -1,569). Berdasarkan hasil yang didapat disarankan rumah sakit melakukan penilaian terhadap beban kerja secara lebih objektif sesuai dengan kemampuan perawat, menciptakan suasana kerja yang kondusif, memberi kesempatan kepada perawat untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan agar agar menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kepuasan kerja.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKK.09/16 Alf h
Uncontrolled Keywords: stres kerja, job stressors, kepuasan kerja, perawat
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
R Medicine > RT Nursing > RT1-120 Nursing
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Creators:
CreatorsEmail
NAIF MOHAMMED ALFATESH, 101414253013UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTjipto Suwandi, Prof., dr., M.OH, Sp.OK.UNSPECIFIED
ContributorM. Bagus Qomaruddin, Dr., Drs., M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 07 Nov 2016 16:51
Last Modified: 28 Jan 2018 18:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/45526
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item