ANALISIS HUBUNGAN ANTARA IKLIM KERJA PANAS DAN STRES KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA (Studi pada Pekerja di Pabrik Tahu CV. Budi Sari Jaya Sidoarjo)

DICA AYU OKTAVIA, 101211131030 (2016) ANALISIS HUBUNGAN ANTARA IKLIM KERJA PANAS DAN STRES KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA (Studi pada Pekerja di Pabrik Tahu CV. Budi Sari Jaya Sidoarjo). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (117kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 228-16 Okt a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

CV. Budi Sari Jaya Sidoarjo merupakan pabrik tahu yang memiliki proses produksi yang membutuhkan suhu yang tinggi. Iklim kerja panas dapat mengakibatkan pekerja mengalami kelelahan kerja. Selain iklim kerja panas, stres kerja juga bisa mengakibatkan kelelahan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara iklim kerja panas dan stres kerja terhadap kelelahan kerja di pabrik tahu CV. Budi Sari Jaya Sidoarjo. Penelitian ini termasuk penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Alat yang digunakan untuk mengukur Indeks Suhu Bola Basah (ISBB) adalah Heat Stress Apparatus, sedangkan stres kerja diukur menggunakan kuesioner manajemen stres. Kelelahan kerja diukur menggunakan Kuesioner Alat Ukur Perasaaan Kelelahan Kerja (KAUPK2). Jumlah sampel dalam penelitian ini merupakan seluruh pekerja bagian produksi tahu yang berjumlah 13 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai ISBB di dua area kerja yakni operator mesin uap dan pemasakan tahu melebihi Nilai Ambang Batas (NAB). Stres kerja dan kelelahan kerja pekerja termasuk dalam kategori ringan, sedang, dan berat. Penelitian ini menggunakan analisis hubungan uji Korelasi Spearman dengan nilai α = 0,05 (5%) dengan hasil menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat antara iklim kerja panas dengan kelelahan kerja (Sig. 2-tailed = 0,003; r = 0,758), sedangkan antara stres kerja dengan kelelahan kerja memiliki hubungan yang sangat kuat (Sig. 2-tailed = 0,000; r = 0,917). Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi iklim kerja panas maka semakin tinggi pula tingkat kelelahan kerja yang dialami pekerja. Begitu juga dengan semakin tinggi tingkat stres kerja maka semakin tinggi pula kelelahan kerja pada pekerja. Peneliti menyarankan kepada pemilik pabrik tahu CV. Budi Sari Jaya untuk menyediakan air minum dan memutarkan musik saat bekerja agar meminimalisir stres kerja. Dan disarankan kepada pekerja untuk secara teratur mengkonsumsi air minum untuk mencegah terjadinya dehidrasi karena iklim kerja panas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 228-16 Okt a
Uncontrolled Keywords: iklim kerja panas, stres kerja, kelelahan kerja
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DICA AYU OKTAVIA, 101211131030UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Dwiyanti, dra., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 13 Nov 2016 17:48
Last Modified: 29 Mar 2018 01:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/45663
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item