STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENYULUH KB DALAM SOSIALISASI PROGRAM KB (Studi Kasus Penggunaan Alat Kontrasepsi Mantap Metode Operasi Pria di Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Mojokerto)

NANIN WIDIYARTI, 071314853027 (2016) STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENYULUH KB DALAM SOSIALISASI PROGRAM KB (Studi Kasus Penggunaan Alat Kontrasepsi Mantap Metode Operasi Pria di Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Mojokerto). Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (952kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
TSK.10-16 Wid s.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Seiring dengan digalakkannya program pembangunan kesehatan yang berbasis pada keadilan dan kesetaraan gender, maka Program KB mencoba untuk menggalang partisipasi pria melalui keikutsertaannya dalam penggunaan alat kontrasepsi mantap Metode Operasi Pria (MOP). Namun kenyataan menunjukkan implementasi Program KB di daerah menunjukkan rendahnya angka partisipasi pria dalam penggunaan alat kontrasepsi. Rendahnya hal tersebut ditengarai disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya adalah rendahnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang Program KB MOP. Untuk itu, PLKB sebagai agent of change perlu menyusun suatu strategi komunikasi interpersonal dalam konteks komunikasi kesehatan yang efektif dalam mensosialisasikan Metode Operasi Pria. Komunikasi interpersonal dipandang sebagai metode yang paling efektif untuk menanamkan persepsi di benak MOP. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi interpersonal yang telah dilakukan oleh PLKB. Hasil menunjukkan bahwa kredibilitas PLKB disebut sebagai terminal credibility dalam melakukan sosialisasi Program KB MOP di Kabupaten Mojokerto. PLKB menggunakan strategi komunikasi interpersonal yang mengarah pada taktik intensify yang merujuk pada taktik repetition dan composition serta taktik downplay yang merujuk pada taktik omission. Strategi komunikasi ini juga memenuhi unsur empati, respek dan kejujuran untuk menjaga kepercayaan dan mencegah reaksi berlebihan akibat kekecewaan yang ditimbulkan dari kesalahan pelayanan, terutama dalam pelayanan tindakan medis. Faktor-faktor penghambat dalam komunikasi interpersonal muncul antara lain dari hambatan fisik, hambatan psikologis, hambatan sosiologis dan antropologis maupun hambatan linguistik.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TSK.10/16 Wid s
Uncontrolled Keywords: Strategi Komunikasi Interpersonal, MOP, PLKB, sosialisasi
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN451-477.7 Intellectual life Including communication, recreation, philosophy, religion, knowledge, etc.
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG133-137.6 Conception. Artificial insemination. Contraception
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Media dan Ilmu Komunikasi
Creators:
CreatorsEmail
NANIN WIDIYARTI, 071314853027UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMusta’in Mashud, Prof. DR.UNSPECIFIED
ContributorSuko Widodo, Drs., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 13 Nov 2016 19:02
Last Modified: 13 Dec 2017 16:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/45670
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item