FAKTOR RISIKO DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA ANAK USIA KURANG DARI 15 TAHUN (Studi di Kelurahan Putat Jaya Kota Surabaya)

MEIVIN ISTIQOMAH, 101211131211 (2016) FAKTOR RISIKO DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA ANAK USIA KURANG DARI 15 TAHUN (Studi di Kelurahan Putat Jaya Kota Surabaya). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (388kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 247-16 Ist f.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, terutama Aedes aegypti. Kasus DBD di Kelurahan Putat Jaya Surabaya lebih tinggi pada anak usia <15 tahun. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor risiko DBD pada anak usia <15 tahun. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan studi kasus kontrol. Populasi penelitian terdiri populasi kasus yaitu anak usia <15 tahun yang sakit DBD dan populasi kontrol yaitu anak usia <15 tahun yang tidak sakit DBD. Besar sampel penelitian yaitu 29 sampel kasus dan 29 sampel kontrol. Cara pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Putat Jaya Surabaya pada bulan Maret hingga Agustus 2016. Variabel bebas penelitian meliputi aktivitas di luar rumah, mobilitas ke kecamatan endemis tinggi DBD di Surabaya, penggunaan lotion anti nyamuk, menguras Tempat Penampungan Air (TPA) di rumah, menutup TPA di rumah, mendaur ulang barang bekas di sekitar rumah, penggunaan bubuk larvasida pada TPA di rumah dan kebiasaan menggantung pakaian bekas pakai di kamar anak. Teknik pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara secara home visit. Faktor risiko DBD pada anak usia <15 tahun adalah aktivitas di luar rumah dan kebiasaan menguras TPA di rumah. Nilai OR pada aktivitas tinggi di luar rumah sebesar 3,643 (95% CI = 1,109 < OR < 11,969), nilai OR pada aktivitas sedang di luar rumah sebesar 8,500 (95% CI = 1,403 < OR < 51,483) dan nilai OR pada kebiasaan menguras tempat penampungan air di rumah 2 minggu sekali sebesar 10,947 (95% CI = 1,261 < OR < 95,057). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu hanya aktivitas dan kebiasaan menguras TPA di rumah yang merupakan faktor risiko DBD pada anak usia <15 tahun. Para orang tua disarankan selalu memastikan anaknya agar memakai pakaian dan celana panjang ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Puskesmas Putat Jaya juga disarankan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait petunjuk penggunaan lotion anti nyamuk.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 247-16 Ist f
Uncontrolled Keywords: faktor risiko, Demam Berdarah Dengue, anak
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MEIVIN ISTIQOMAH, 101211131211UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorFariani Syahrul, S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 14 Nov 2016 19:31
Last Modified: 27 Mar 2018 22:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/45710
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item