PENGARUH KADAR POLYETYLENGLIKOL 6000 DALAM DISPERSI PADAT EKSTRAK SAMBILOTO (Andrographis paniculata Nees)-PEG 6000 TERHADAP MUTU F1SIK TABLET EKSTRAK SAMBILOTO YANG DlBUAT SECARA CETAK LANGSUNG

AINI RATNAWATI, 059812032 (2002) PENGARUH KADAR POLYETYLENGLIKOL 6000 DALAM DISPERSI PADAT EKSTRAK SAMBILOTO (Andrographis paniculata Nees)-PEG 6000 TERHADAP MUTU F1SIK TABLET EKSTRAK SAMBILOTO YANG DlBUAT SECARA CETAK LANGSUNG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FF 07-02 RAT P.pdf

Download (556kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sampai sekarang tanaman obat sering digunakan scbagai altcmatif pengobatan. Salah satunya adalah sambiloto yang rncrupakan fitofannaka yang tclah melalui uji fannakologi, uji toksisitas, uJi klinis dan dapat distandarisasi. Sarnbiloto mengandung andrografolid yang memiliki khasiat sebagai antidiabetes, anti malaria, anti influen7.a dan sebagai anti kanker. AndrogTafolid dalam ekstrak sambi Into memiliki kelemahan tidak larut dalam air. Untuk mengatasi hal itu maka dipilih metode dispersi pada! untuk meningkatkan kelarutannya didalam air. Bahan pendispersi yang digunakan adalah PEG 6000 yang telah banyak digunakan sebagai pendispersi pada penelitian sebelumnya. Dispersi padat yang dibuat pada perbandingan ekstrak sambiloto-PEG 6000 2:2, 2:1 dan 2:0 dengan tujuan untuk membandingkan pengaruh PEG 6000 terhadap kekerilsan, kerapuhan dan waktu hancur tablet. Pada penelitian ini ekstrak sambiloto diperoleh dengan cam maserasi perkolasi. Setelah dipekatkan, ekstrak ditetapkan kadar (3,39 ± 0,53)% lalu dibuat dispersi padat dengan PEG 6000 sebagai pendispersi, cab-o-sil sebagai pengering dan laktosa pengisi. Kemudian dilakukan penetapan kadar andmgrafolid dalan dispersi padat ekstrak sambiloto-PEG 6000 2:2 (7,03 ± 0,45)%, 2:1 (9;19 ± 0,43) dan 2:0 (12,57 ± 0,30)%. Dispersi padat yang terbentuk kemudian diforinulasi dengan pengisi cetak langsung laktosa sembllr kering, avicel pH 102 dan disintcb'fan kollidon Cl. Setelah terbentuk massa tablet kemudian dilakukan uji mutu tisik granul yang meliputi uji kecepatan alir, ~ii kompresibilitas. Tablet yang dihasilkan kemudian dilakukan llil mutu fisik tablet yang meliputi uji kekersan, uji waktu hancur dan uji kerapuhan. Hasil pengujian kekerasan tablet menunjukkan FI dan FII tidak memenuhi persyaratan sedangkan FIlI memenuhi persyarataan. Dari uj i statistik data kekerasan menunjukkan semakin banyak PEG 6000 yang ditambahkan maka kekerasan tablet makin tinggi (F hilung 3531,924 > F labc13,35 pada a. = 0,05). Dari pengujian kerapuhan tablet menunjukkan FI sampai FIlI memellllhi persyaratan. Semakin banyak penambahan PEG 6000 kerapuhan tablet makin keeil (F hil"ng 152,824> F I,bel 5,14 pada a 0,05). Sedangkan dari pengujian waktu hancur tablet PI sampai Fm memenuhi persyaratan. Semakin banyak PEG 6000 dilambahkan \Vaktu hancur tablet semakin lama ( F i>;Iung 11666,18888> F Inhel 3,68 pada a = 0,05).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 07-02 Rat p (FILE FULLTEXT TIDAK TERSEDIA)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
AINI RATNAWATI, 059812032UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBAMBANG WIDJAJA, Drs.MSUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDRETNO SARI, Dra.MScUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 16 Nov 2016 17:28
Last Modified: 05 Dec 2017 23:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/45848
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item