PENGARUH KOORDINASI DAN PENETAPAN TARIF TERHADAP PENINGKATAN PENERIMAAN PAJAK REKLAME DI KOTA SURABAYA (Studi Tentang Pengaruh Koordinasi dan Penetapan Tarif Terbadap Peningkatan Peneriklanan Pajak Reldame di Kota Surabaya)

FIAN SUSILOW ATI, 079815645 (2003) PENGARUH KOORDINASI DAN PENETAPAN TARIF TERHADAP PENINGKATAN PENERIMAAN PAJAK REKLAME DI KOTA SURABAYA (Studi Tentang Pengaruh Koordinasi dan Penetapan Tarif Terbadap Peningkatan Peneriklanan Pajak Reldame di Kota Surabaya). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KK FIS AM 03 04 Sus p.pdf

Download (535kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam rangka melaksanakan pembangunan yang tersebar di se1uruh pelosok negara dan dalam membina kestabilan politik serta kesatuan bangsa, maka hubungan yang serasi antara pemerintah pusat dan daerah atas dasar keutuhan negara kesatuan diarahkan pada pelaksanaan otonomi daerah. Hal ini untuk menjamin perkembangan pemerintahan daerah yang di1aksanakan berdasarkan azas desentralisasi, dekonsentrasi, dan tugas pembantuan. Berkenaan dengan azas desentralisasi itulah otonomi diberikan kepada suatu daerah, untuk itu kepada daerah diberikan wewenang untuk mengelola sumber-sumber pendapatan di daerahnya sendiri, salah satunya yaitu PAD. Dari keempat sumber penerimaan PAD, yang lebih menunjukkan adanya pe1impahan kewenangan atau otonomi dari pusat kepada daerah adalah penerimaan yang berasal dari sektor pajak daerah. Salah satu pajak yang potensial di Kota Surabaya adalah pajak reklame. Ada beberapa potensi yang dimiliki oleh Surabaya untuk dapat memunggut pajak reklame yaitu Pertama Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta yang mempunyai letak geografis yang strategis sebagai pintu gerbang masuk wilayah Indonesia bagian Timur sangat mendukung kedudukan Surabaya sebagai pusat industri, perdagangan, perrhubungan dan perbankan. Kedua Surabaya merupakan salah satu kota yang ada di Jawa Timur yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Ketiga dengan adanya UU No. 34 tahun 2000 tentang Pajak daerah dan Retribusi Daerah. Namun pada kenyataannya penerimaan Kota Surabaya dari pajak reklame relatif cukup kecil dibandingkan dengan potensi yang ada. Untuk itu Pemerintah Kota Surabaya melakukan beberapa upaya antara lain dengan menetapkan tarif pajak rekJame, melakukan kerjasama dengan PT. Dwi Pumama Abadi, dan memperbaiki koordinasi antar instansi yang terkait dengan perijinan reklame. Tujuan penelitian ini ada1ah untuk mengkaji dan menganalisa seberapa besar pengaruh koordinasi dan penetapan tarif terhadap peningkatan penerimaan pajak reklame.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS AN 03-04 Sus p
Uncontrolled Keywords: TAXATION
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2240-5908 Revenue. Taxation. Internal revenue > HJ2338 Taxation of government property
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
FIAN SUSILOW ATI, 079815645UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBINTARO WARDIYANTO, Drs., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 17 Nov 2016 23:08
Last Modified: 17 Nov 2016 23:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46160
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item