TERATOGENITAS 2-MBTHOXYETHANOL PADA AWAL ORGANOGENESIS DAN USAHA PENCEGAHANNYA DENGAN MENGGUNAICAN POLYSACCHARIDE DESTIN

MARliN HAFlYANI, 080012243 (2004) TERATOGENITAS 2-MBTHOXYETHANOL PADA AWAL ORGANOGENESIS DAN USAHA PENCEGAHANNYA DENGAN MENGGUNAICAN POLYSACCHARIDE DESTIN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KK MPB 04-05 HAF T.pdf

Download (309kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

2-Methoxyethanol (2-ME) telah banyak digunakan sebagai eampuran bahan plastik dan beberapa produk seperti cat kuku dan pembersihnya. Diperkirakan 100.000 orang pekerja dan ibu bamil terpapar 2-ME. Polysaccharide Krestin (PSK), adalah protein yang terikat pada polisakarida yang diekstrak dari miselium Coriolus versicolor golongan Basidiomycetes yang digunakan untuk terapi kanker. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek teratogenik 2-ME dan mengetahui kemampuan PSK dalam mencegah efek teratogen akibat pemberian 2-ME. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap. Pada penelitian ini digunakan 21 meneit bunting yang dikelompokkan menjadi tiga perlakuan dengan jumlah meneit 7 ekor tiap perlakuan pada umur kebuntingan 7 hari. Pada perlakuan pertama induk diinjeksi dengan akuades secara intraperitoneal sebagai kontrol. Perlakukan kedua dilakukan dengan menginjeksikan 2-ME secara intraperitoneal dengan dosis 11 mmol/kg herat badan pada induk mencit. Pada perlakuan ke tiga dilakukan dengan memberikan PSK dosis 150 mglkg berat badan secara gavage selang 2 jam pemberian 2-ME. Pada umur kebuntingan 18 hari induk dikorbankan dengan cara dislokasi sevik kemudian fetus dikeluarkan dan diamati berat badan fetus dan jumlah implantasi yang dianalisa dengan uji ANA V A satu arab. Sedangkan Persen fetus hidup, persen kelainan eksternal, persen kelainan rangka, kematian intra uterus yang meliputi persen fetus mati, persen resorbsi dianalisa dengan uji Mann Whitney. Frekuensi muneulnya kelainan eksternal pada meneit bunting yang diberi PSK setelah 2-ME meningkat secara signifikan dibandingkan dengan kontrol dan meneit bunting yang diinjeksi 2-ME. Jenis kelainan eksternal yang muneul adalah eksencephali, makroglossus, open eye lid, agenesis anus, dan gastroschisis. Kelainan rangka ditemukan pada daerah servik vertebra, thorak, rusuk, tulang belakang, lumbar vertebra, dan anggota. Hasil yang didapatkan mengindikasikan bahwa 2-ME mempunyai efek teratogenik pada fetus meneit dan PSK pada dosis tunggaJ 150 mglkg berat badan tidak menunjukkan efek anti teratogenik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK KKC MPB 04-05 Haf t
Uncontrolled Keywords: 2-methoxyethanol, Polysaccharide krestin, teratogenik, fetus, kelainan eksternal, kelainan rangka
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MARliN HAFlYANI, 080012243UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorWin Darmanto, Drs. , M.Si.PhDUNSPECIFIED
ContributorI.B Rai Pidada, Drs.. M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email nafisa@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 18 Nov 2016 19:53
Last Modified: 12 Jun 2017 17:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46219
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item