ANALISA HUBUNGAN BEBAN KERJA, SHIFT KERJA, DAN STRES KERJA DENGAN KELELAHAN PADA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA MENUR SURABAYA

VISKA DEVINTHA CANDRA KIRANA, 101211133085 (2016) ANALISA HUBUNGAN BEBAN KERJA, SHIFT KERJA, DAN STRES KERJA DENGAN KELELAHAN PADA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA MENUR SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (345kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 314-16 Kir a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tuntutan kerja perawat untuk menangani pasien mengakibatkan aktivitas kerjanya meningkat. Peningkatan aktivitas kerja ini memungkinkan timbulanya kelelahan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mengidentifikasi distribusi frekuensi usia, jenis kelamin, beban kerja, shift kerja, stres kerja dan hubungan dari faktor tersebut yang dapat menimbulkan kelelahan. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian analitik. Berdasarkan pengambilan data merupakan penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini merupakan perawat pada Rumah Sakit Jiwa Menur yang bertugas pada ruang intermediate. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling dan proportional random sampling. Pengambilan data dibagi menjadi dua, yakni data primer dan sekunder. Teknik pengambilan data primer menggunakan media kuisioner. Variabel – variabel yang akan diteliti adalah beban kerja, shift kerja, stres kerja dan kelelahan. Untuk menganalisis data penelitian menggunakan bantuan software statistik deskriptif. Perawat yang memiliki beban kerja sedang sebanyak 57,7%. Sedangkan perawat yang mengalami stres kerja normal sebesar 69,2%. Dan sebanyak 69,2% perawat mengalami kelelahan pada tingkat yang rendah. Hasil uji statistik untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan kelelahan diperoleh nilai p = 0,038 yang berarti beban kerja dan kelelahan memiliki hubungan yang bermakna. Hubungan antara shift kerja dan kelelahan diperoleh nilai p = 0,132 yang berarti shift kerja dan kelelahan tidak memiliki hubungan yang bermakna. Sedangkan stres kerja dan kelelahan diperoleh nilai p = 0,000 yang menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah mayoritas perawat mengalami kelelahan pada pada tingkat yang rendah. Secara uji statistik ada dua variabel yang memiliki hubungan yang bermakna dengan kelelahan. Disarankan untuk dilakukan olahraga secara rutin dan refreshing secara periodik sebagai langkah untuk meminimalisir stres dan kelelahan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 314-16 Kir a
Uncontrolled Keywords: Beban Kerja, Shift Kerja, Stres Kerja, Kelelahan, Perawat
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
R Medicine > RT Nursing > RT1-120 Nursing
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
VISKA DEVINTHA CANDRA KIRANA, 101211133085UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Dwiyanti, Dra., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 20 Nov 2016 17:09
Last Modified: 18 Mar 2018 18:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46245
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item