DETERMINAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI METODE OPERASI WANITA (MOW) PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBERREJO KABUPATEN BOJONEGORO

NAILA AMALIA ISCHA, 101211131004 (2016) DETERMINAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI METODE OPERASI WANITA (MOW) PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBERREJO KABUPATEN BOJONEGORO. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 316-16 Isc d.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kontrasepsi metode operasi wanita (MOW) merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang mempunyai nilai kegagalan relatif kecil dan bebas efek samping. Namun peminat kontrasepsi MOW masih rendah, dibandingkan dengan kontrasepsi jangka panjang lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi penggunaan kontrasepsi MOW pada wanita usia subur. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian kasus kontrol. Sampel penelitian sebesar 80 responden dengan 40 kasus dan 40 kontrol yang diambil dengan teknik simple random sampling dari populasi. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah status penggunaan kontrasepsi MOW pada wanita usia subur. Variabel bebasnya dukungan suami, dukungan keluarga, biaya psikologis, biaya pelayanan kontrasepsi dan motivasi pengaturan kelahiran. Variabel lain yang diamati yaitu usia, pendidikan, pendapatan, pekerjaan, adanya informasi, pengetahuan, riwayat penggunaan alat kontrasepsi, jumlah anak yang diinginkan, jumlah anak hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan adalah dukungan suami (p=0,027; OR=4,143) dan biaya psikologis (p=0,039; OR=2,698). Usia responden pengguna kontrasepsi MOW sebagian besar ≥35 tahun, pendidikan dasar, pendapatan keluarga ≥ Rp. 1.462.000,00, bekerja, mengetahui informasi mengenai kontrasepsi MOW, memiliki riwayat efek samping, menginginkan jumlah anak 1-2 orang dan memiliki anak hidup ≥3 orang. Mendapatkan dukungan suami dan tidak mendapatkan dukungan keluarga, tidak memiliki beban psikologis dan ada biaya pelayanan kontrasepsi dan motivasi pengaturan kelahiran tergolong sedang. Kesimpulan penelitian adalah faktor yang berpengaruh terhadap penggunaan kontrasepsi MOW adalah faktor dukungan suami dan biaya psikologis. Responden yang memiliki dukungan suami akan berpeluang 4,143 menggunakan kontrasepsi MOW dan responden yang tidak memiliki beban psikologis berpeluang 2,698 menggunakan kontrasepsi MOW.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 316-16 Isc d
Uncontrolled Keywords: Kontrasepsi MOW, Wanita usia subur, Determinan penggunaan kontrasepsi
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG133-137.6 Conception. Artificial insemination. Contraception
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NAILA AMALIA ISCHA, 101211131004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNunik Puspitasari, S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 20 Nov 2016 17:22
Last Modified: 15 Mar 2018 20:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46250
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item