UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER DAUN MAHKOTA DEWA PHALERlA MACROCARPA (SCHEFF.) BOERL. DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BST)

LITA LASIYANA K.M.I, 059912142 (2003) UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER DAUN MAHKOTA DEWA PHALERlA MACROCARPA (SCHEFF.) BOERL. DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BST). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FF 25-04.Las u.pdf

Download (673kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) adalah tanaman asli Indonesia yang mulai diperkenalkan sebagai altematif dalam pengobatan kanker. Penggunaan mahkota dewa sebagai tanaman obat memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan karena tanaman ini tergolong mudah untuk dibudidayakan. Namun penggunaan mahkota dewa sebagai altematif pengobatan kanker menemui berbagai kendala, antara lain pembuktian khasiat yang sebagian besar masih berupa pembuktian empiris. Penelitian terbaru yang dilakukan pada kuHt dan daging buah menunjukkan bahwa mahkota dewa mempunyai potensi antikanker dan antioksidan (Lisdawati, 2002). Setelah mengetahui bahwa ekstrak kulit dan daging buah mempunyai potensi antikanker maka untuk mengoptimalkan pemanfaatan tanaman mahkota dewa, dilakukanlah penelitian terhadap daun mahkota dewa. Daun mahkota dewa yang telah didetenninasi dan dibuat serbuk, dimaserasi dengan meggunakan pelarut n-heksan, kloroform dan metanol. Ekstrak yang dihasilkan kemudian diuji dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BST). Hewan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Artemia salina Leach yang berumur dua hari. Ekstrak hasil maserasi dikeringkan dan dibuat induk dengan konsentrasi 10.000 ppm, kemudian dibuat larutan uji dengan konsentrasi 10 ppm, 100 ppm dan 1.000 ppm. Masing-masing konsentrasi dilakukan 3 kali replikasi. HasH pengamatan uji praskrining aktivitas antikanker di analisis dengan analisis probit melalui program SPSS 10.0 for Windows untuk mengetahui harga LCso. Ketiga ekstrak daun mahkota dewa yang diuji temyata keseluruhannya memiliki harga LCso kurang dari 1000 J.lglml, yaitu untuk ekstrak n-heksan LC50 = 688,14 J.lglml; ekstrak klorofonn LCso = 34,07 J.lglml dan ekstrak metanol LCso = 48,05 J.lglml. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga ekstrak tersebut mempunyai aktivitas sebagai antikanker menurut metode BST. Ekstrak klorofonn yang menunjukkan aktivitas paling aktif menurut metode BST temyata mengandung senyawa terpenoid. Fraksinasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana aktivitas antikanker ekstrak klorofonn dalam kaitannya dengan senyawa kimia yang terkandung di dalamnya. Fraksinasi dilakukan dengan cara kromatografi kolom vakum. Fasa gerak yang digunakan adalah n-heksan-etil asetat dengan berbagai perbandingan. Dari fraksi-fraksi yang dihasilkan, temyata fraksi IV(LC50 = 178,03 J.lglml), fraksi V (LCso = 65,38 J.lglml), fraksi IX (LCso = 34,78 J.lglml), fraksi X (LCso = 18,22 J.lglml) dan fraksi XI (LCso = 6,75 J.lglml) menunjukkan aktivitas sebagai antikanker menurut metode Brine Shrimp Lethality Test (BST).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 25-04 Las u (FILE FULLTEXT TIDAK TERSEDIA)
Uncontrolled Keywords: SKRINING ; PHALERIA MACROCARPA;SHRIMP LETHALITY TEST
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
LITA LASIYANA K.M.I, 059912142UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHJ. MANGESTUTI AGIL, Dr. MSUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDSUKARDIMAN, Drs. Apt.MSUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 21 Nov 2016 03:00
Last Modified: 21 Nov 2016 03:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46391
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item