PENTINGNYA PERENCANAAN TENAGA KERJA UNTUK MENYELESAlKAN PEKERJAAN DENGAN TEPAT WAKTU PADA DIVISI PENGANTAR POS PT. POS INDONESlA CABANG PEKALONGAN

HARIYANTO, 049314299 (2001) PENTINGNYA PERENCANAAN TENAGA KERJA UNTUK MENYELESAlKAN PEKERJAAN DENGAN TEPAT WAKTU PADA DIVISI PENGANTAR POS PT. POS INDONESlA CABANG PEKALONGAN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
B 78-01 Har p.pdf

Download (150kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perencanaan tenaga kerja yang baik harus dilakukan dengan menggunakan analisis beban kerja (work force analysis) yang didalamnya mencakup unsurunsur yang lengkap untuk menentukan berapa banyak jumlab tenaga keIja yang dibutuhkan yaitu antara lain; memperhitungkan analisis beban ketja atau standar kerja, perhitungan tingkat perputaran tenaga kerja, perhitunga tingkat absensi. Dengan analisis yang cukup komprehensif ini diharapkan dapat menentukan jumlah tenaga keJja yang optimal bagi sebuah perusahaan maupun organisasi. Jumlab tenaga keIja pada divisi pengantar pos PT Pos Indonesia Perkalongan dari tahun ke tahun jumlahnya relatif tetap dalam kurun waktu terakhir ini yaitu beIjumlab 12 orang. Dimana untuk standar ketjanya sudah ditentukan oleh perusahaan yaitu sebanyak 160 titik antar untuk setiap pengantar pos. Status pegawainya adalab pegawai tetap yang digaji berdasarkan goiongan seperti pegawai negeri maka bisa dikatakan bahwa tingkat perputaran tenaga kerjanya bisa dikatakan nol persen kecuali jika ada tenaga keJja yang pensiun atau meninggal yang dikarenakan suatu sebab, itupun kejadiannya relatif jarang sekali sehingga dalam hal ini perputaran tenaga keIja tidak mempunyai pengaruh yang berarti. Perhitungan standar keIja keIja yang diterapkan PT Pos perlu ditinjau kembali, dimana disitu terlihat dari data yang ada dari tabun 1995 sarnpai 1999 jumlab kiriman yang berhasil dikirim dengan jumlah pengantar pos yang ada banyak waktu luang. Untuk tahun 1995 jumlah pengiriman sebanyak 1.270.162 buah dibandingkan dengan pegawai yang ada terlihat bahwa jumlah pegawai yang dibutuhkan tidak sebanyak yang ada demikian juga untuk tabun-tabun berikutnya masih banyak teIjadi waktu luang, sehingga dapat disimpulkan bahwa untuk divisi pengantar pos tetjadi kelebihan pekeIja. Dengan menggunakan work force analysis kita bisa menghitung berapa banyak tenaga ketja yang dibutuhkan sehingga kita biss mengalokasikan tenaga ketja yang berIebih itu kedivisi lain yang mungkin membutuhkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK B 78/01 Har p FULLTEXT TIDAK TERSEDIA
Uncontrolled Keywords: MANPOWER PLANNING, MANAGEMENT.
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
HARIYANTO, 049314299UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIMAM SYAKIR, Dr., SE.UNSPECIFIED
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 21 Nov 2016 17:24
Last Modified: 14 Jun 2017 17:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46419
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item