PENERAPAN SIX SIGMA UNTUK MEMINIMALKAN DERATING FAILURE DALAM UPAYA MENGURANGI QUALITY COST YANG DITIMBULKAN

ARIE KURNIA DHARMAYANTIE, 040631607 (2010) PENERAPAN SIX SIGMA UNTUK MEMINIMALKAN DERATING FAILURE DALAM UPAYA MENGURANGI QUALITY COST YANG DITIMBULKAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-dharmayant-16772-abstrak-0.pdf

Download (575kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-dharmayant-14118-kkbkk2-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada dasarnya masyarakat akan merasa puas apabila kebutuhan listrik mereka dapat terpenuhi. Keandalan daya listrik yang ditawarkan oleh suatu perusahaan pembangkitan ditentukan oleh kemampuan prosesnya (process capability). PT Pembangkitan Jawa Bali – Unit Pembangkitan Gresik adalah penyedia tenaga listrik yang memperhatikan masalah kualitas dengan melakukan usaha untuk menyelenggarakan usaha ketenagalistrikan yang handal berdasarkan prinsip industri dan niaga yang sehat dan efisien melalui pengurangan kegagalan pada proses yang dimilikinya. Tujuannya adalah untuk mengurangi tingkat kegagalan proses pembangkitan (derating failure) sampai pada tingkat nol (zero defect). Upaya untuk mengurangi derating failure pada proses pembangkitan tersebut diwujudkan dengan mengadakan evaluasi kinerja manajemen kualitas pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap – Steam Turbine 2.0 (PLTGU – ST 2.0) dengan rerangka Six Sigma melalui pendekatan define, measure, analyze, improve dan control (DMAIC). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi berdasarkan jenis data, yaitu: data atribut berupa besar derating failure beserta penyebab-penyebabnya dan data variabel berupa besarnya daya listrik yang dihasilkan pembangkit dengan ukuran sampel sebanyak 52 sampel pengambilan, sesuai dengan jumlah minggu dalam setahun selama tahun 2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa target penurunan defect per million opportunity (DPMO) sebesar 1.000 atau kurang telah tercapai karena PLTGU – ST 2.0 dapat meminimalkan derating failure dari angka DPMO kinerja dasarnya pada Desember 2003 sebesar 44.973 menjadi 2.205 pada Desember 2004 sehingga nilai kapabilitas sigma meningkat dari 3,18-sigma menjadi 4,35-sigma untuk data atribut. Pada data variabel, rata-rata DPMO menurun dari 43.006 menjadi 240 DPMO dan nilai kapabilitas sigma sebesar 3,22-sigma meningkat menjadi 4,99-sigma. Hasil lain adalah perusahaan mampu melakukan reduction cost dari penurunan derating failure sebesar Rp 797.3923.833,00 yang dapat dilihat dari penurunan nilai cost of poor quality (COPQ) dari Rp 1.092.318.949,00 menjadi Rp 294.926.116,00. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa kemampuan dan keandalan PLTGU – ST 2.0 pada PT Pembangkitan Jawa Bali – Unit Pembangkitan Gresik telah memenuhi spesifikasi yang diinginkan oleh pelanggan. Meskipun telah memiliki kemampuan dan keandalan daya listrik yang cukup baik, perusahaan harus lebih berusaha dalam melakukan perbaikan secara terus menerus menuju zero defect melalui pengendalian kualitas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 A 367 10 Dha p
Uncontrolled Keywords: QUALITY OF PRODUCTS ; COST CONTROL
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2240-5908 Revenue. Taxation. Internal revenue > HJ4629-4830 Income tax
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
ARIE KURNIA DHARMAYANTIE, 040631607UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMUSLICH ANSHORI, Prof. DR M. Sc., AkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 21 Mar 2011 12:00
Last Modified: 25 Oct 2016 21:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/4646
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item