KEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT UNTUK TETAP MEMPERTAHANKAN DIBERLAKUKANNYA SANKSI EMBARGO EKONOMI DEWAN KEAMANAN PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA TERHADAP IRAK

HERU SUCIPTO, 079615205 (2002) KEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT UNTUK TETAP MEMPERTAHANKAN DIBERLAKUKANNYA SANKSI EMBARGO EKONOMI DEWAN KEAMANAN PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA TERHADAP IRAK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
HI 19-02 Suc k.pdf

Download (258kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sanksi embargo ekonomi Dewan Keamanan PBB telah dijatuhkan kepada Irak sejak taboo 1990. Sanksi tersebut sebagai akihat dari invasi Irak kepada Kuwait pada tanggal 2 Agustus 1990. Sebingga memaksa Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi 660 dewan Keamanan PBB yang menetapkan tindakan Irak sebagai pelanggaran terhadap perdamaian dan keamanan mternasional, serta menyerukan penarikan moodur pasukan Irak dari Kuwait. Sanksi embargo ekonomi terhadap Irak secara bilateral telah dilakukan oleh Amerika Serikat meJalui Executive Order ]2722, yang berisi blokade atas properti pemerintah Irak dan pelarangan transaksi dengan Irak. Sedangkan secara multilateral me]aui resoJusi 66] Dewan Keamanan PBB, yang berisi pemherlakuan sanksi embargo ekonomi yang bersifat menyeluruh kepada Irak dan hanya mengecualikan terhadap barang-barang ootuk tujuan medis, kemanusiaan dan bahan pangan. Sampai sejauh ini berarti sanksi tersebut telah berJangsoog selama lebih dari sepuluh taboo. Akan tetapi masih belum ada tanda-tanda bahwa sanksi tersebut akan dicabut. Meskipoo dampak daripada sanksi tersebut telah menyebabkan penderitaan bagi rakyat lrak, sebagaimana temuan yang dipaparkan oJeh UNICEF, F AO, WHO, dan WFP dalam laporannya pada Mei-Juni 2000 tentang situasi pangan dan gizi di Irak yang berada dalam kondisi mempribatinkan. Pertanyaan yang timbul adalah mengapa Amerika Aserikat mengambil kebijakan untuk tetap mempertahankan diberJakukannya sanksi embargo ekonomi terbadap Irak dan kepentingan-kepentingan apa saja yang mendasarmya ? Pertanyaan iill kemudian dikaji dengan menggunakan beberapa teoti, konsep dan model, diantaranya konsep kepentingan nasional, konsep power, teoti persepsi, model interaksi dan model rational decission making . Unit analisa dalam penelitian ini herada dalam tingkat negara-bangsa, dan unit eksplanasinya berada dalam tingkat negara-bangsa dan sistem.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: HI 19-02 Suc k.
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
HERU SUCIPTO, 079615205UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLilik Salamah,, Dra. M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Bambang Husodo
Date Deposited: 21 Nov 2016 21:38
Last Modified: 20 Jun 2017 18:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46525
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item