FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS PNEUMONIA PADA BALITA GIZI KURANG DI PUSKESMAS BULAK BANTENG SURABAYA

LYNDA TRISNAWATI PRAYITNO, 101211133087 (2016) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS PNEUMONIA PADA BALITA GIZI KURANG DI PUSKESMAS BULAK BANTENG SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (147kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 343-16 Pra f.pdf
Restricted to Registered users only

Download (886kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Balita dengan gizi kurang dapat meningkatkan penyakit infeksi. Umumnya, infeksi yang sering terjadi adalah infeksi pada saluran pernafasan jika dibandingkan dengan infeksi pada organ yang lain. Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernafasan yang sering dapat menyebabkan kesakitan dan kematian pada balita. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan status pneumonia pada balita gizi kurang di Puseksmas Bulak Banteng Surabaya. Penelitian ini menggunakan studi observasional dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah balita gizi kurang berusia 1 hingga 4 tahun di Puskesmas Bulak Banteng Surabaya, dengan besar sampel 49 balita. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah proportional random sampling. Data primer diperoleh dengan cara wawancara menggunakan kuesioner, pengukuran berat badan balita menggunakan timbangan digital, dan pengukuran faktor lingkungan (suhu dan kelembaban) menggunakan alat termohigrometer. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan status pneumonia pada balita gizi kurang adalah faktor sosio demografi yaitu pengetahuan ibu tentang pneumonia (p = 0,019); faktor biologis yaitu tingkatan status gizi kurang (p = 0,035), berat badan lahir balita (p = 0,044), riwayat ASI eksklusif (p = 0,025); sedangkan faktor lingkungan yaitu kepadatan hunian (p = 0,035) dan suhu ruang (p = 0,026). Kesimpulan penelitian adalah faktor yang paling berhubungan dengan status pneumonia pada balita gizi kurang adalah faktor lingkungan yaitu variabel kepadatan hunian dengan OR = 3,636 yang berarti hunian padat berisiko 3,6 kali balita untuk mengalami pneumonia. Disarankan kepada Puskesmas Bulak Banteng untuk mencanangkan program kelas ibu hamil mengenai ASI eksklusif dan penyuluhan tentang pneumonia balita. Selain itu, petugas kesehatan dapat menghimbau ibu yang mempunyai balita pneumonia untuk membuka ventilasi setiap pagi agar terjadi sirkulasi udara.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 343-16 Pra f
Uncontrolled Keywords: Pneumonia, Balita Gizi Kurang, Faktor Sosio Demografi, Faktor Biologis, Faktor Lingkungan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
LYNDA TRISNAWATI PRAYITNO, 101211133087UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLailatul Muniroh, S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 21 Nov 2016 23:15
Last Modified: 21 Mar 2018 23:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46571
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item