PERANAN KADER ASUH TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN IBU UNTUK MELAKUKAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (Studi Pada Wilayah Kerja Puskesmas Sebani, Kabupaten Pasuruan)

ERLYNDA EGA CAHYANI, 101211131018 (2016) PERANAN KADER ASUH TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN IBU UNTUK MELAKUKAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (Studi Pada Wilayah Kerja Puskesmas Sebani, Kabupaten Pasuruan). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (118kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 350-16 Cah p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (785kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kunjungan antenatal care adalah salah satu upaya pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu. Pemeriksaan kehamilan dilakukan untuk mengetahui gangguan kehamilan sejak dini agar tidak terlambat mendapatkan pertolongan. Peningkatan cakupan kunjungan antenatal care merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh program Kader Asuh, sehingga Kader Asuh memiliki peran untuk membantu ibu agar mau melakukan kunjungan kehamilan. Puskesmas Sebani, Kabupaten Pasuruan memiliki cakupan kunjungan antenatal care terendah di Kabupaten Pasuruan.. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mempelajari peranan Kader Asuh dalam pengambilan keputusan ibu untuk melakukan kunjungan antenatal care. Penelitian ini menggunakan studi observasional analitik. Desain yang digunakan adalah cross sectional kepada 73 ibu yang memiliki bayi. Responden diambil dari populasi berdasarkan metode simple random sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah dukungan emosional Kader Asuh, dukungan instrumental Kader Asuh, dukungan penghargaan Kader Asuh, dukungan informasi Kader Asuh, dukungan emosional suami, dukungan instrumental suami, dukungan penghargaan suami, dan dukungan informasi suami. Sedangkan variabel terikat adalah keputusan ibu untuk melakukan kunjungan antenatal care. Karakteristik responden sebagian besar memiliki umur 20-35 tahun. Sebagian besar responden berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan pendidikan formal sampai SMA. Pengetahuan responden terhadap kunjungan antenatal care cenderung buruk. Hasil uji resgresi logistik didapatkan bahwa faktor yang berpengaruh adalah dukungan emosional Kader Asuh, dukungan informasi Kader Asuh, dan dukungan emosional suami. Kesimpulan penelitian ini adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap keputusan ibu untuk melakukan kunjungan antenatal care adalah dukungan emosional Kader Asuh. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk meningkatkan kepedulian dan keaktifan Kader Asuh kepada ibu hamil agar ibu menjadi rajin melakukan kunjungan antenatal care.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 350-16 Cah p
Uncontrolled Keywords: Kader Asuh, Antenatal Care, Dukungan Sosial
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA645.3-645.37 Home health care services
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG551-591 Pregnancy
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ERLYNDA EGA CAHYANI, 101211131018UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Widati, Dr. , S.Sos., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 22 Nov 2016 00:08
Last Modified: 21 Mar 2018 23:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46601
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item