PENGARUH MODAL PSIKOLOGIS TERHADAP KETERIKATAN KERJA PADA RELAWAN DI ORGANISASI GERAKAN MELUKIS HARAPAN

SIKA YASSINIA, 111211131010 (2016) PENGARUH MODAL PSIKOLOGIS TERHADAP KETERIKATAN KERJA PADA RELAWAN DI ORGANISASI GERAKAN MELUKIS HARAPAN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (661kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
PSI.86-16 Yas p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal psikologis terhadap keterikatan kerja pada relawan di Organisasi Gerakan Melukis Harapan. Keterikatan kerja merupakan adanya emosi positif, keterlibatan penuh dalam pekerjaannya yang ditandai dengan semangat, dedikasi, dan penyerapan yang baik terhadap pekerjaannya (Schaufeli, dkk., 2002). Modal psikologis adalah keadaan psikologis positif seseorang yang memiliki karakteristik: memiliki kepercayaan diri untuk berusaha mengerjakan tugas-tugas yang menantang; memiliki optimisme tentang kesuksesan saat ini dan di masa depan; tekun dalam mencapai tujuan dan memiliki harapan; serta memiliki ketahanan dalam menghadapi permasalahan dan terus berusaha mencapai kesuksesan (Luthans, dkk., 2007). Metode yang digunakan adalah survey menggunakan kuesioner psikologis, dimana variabel keterikatan kerja diukur menggunakan The Utrecht Work Engagement Scale (UWES) dalam versi lebih ringkas dan variabel modal psikologis menggunakan Psychological Capital Questionnaire (PCQ). Variabel ini diujikan pada 75 relawan di Organisasi Gerakan Melukis Harapan. Adapun metode pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode random sampling. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis regresi sederhana dengan program SPSS 16.0 for Windows. Hasil analisis regresi sederhana dalam penelitian ini mendapatkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh antara modal psikologis terhadap keterikatan kerja pada relawan di Organisasi Gerakan Melukis Harapan. Hasil analisis menunjukkan signifikansi sebesar 0,000 dan nilai R sebesar 0,744 yang berarti hasil dari penelitian ini signifikan. Prosentase besar pengaruh R2 modal psikologis terhadap keterikatan kerja sebesar 55,3%. Persamaan garis regresi yang diperoleh yaitu Y= -0,465+0,438X. Hal ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan tingkat modal psikologis akan meningkatkan keterikatan kerja seseorang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI.86/16 Yas p
Uncontrolled Keywords: Keterikatan Kerja, Modal Psikologis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV40-69 Social service. Social work. Charity organization and practice
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
SIKA YASSINIA, 111211131010UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFajrianthi, Dra., M.Psi.UNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 22 Nov 2016 15:48
Last Modified: 20 Jun 2017 16:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46623
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item