HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA, KEBIASAAN OLAHRAGA, DAN LAMA TIDUR DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI RSI JEMURSARI SURABAYA

NINDYANNI DESYA SARTIKA, 101311123117 (2016) HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA, KEBIASAAN OLAHRAGA, DAN LAMA TIDUR DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI RSI JEMURSARI SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (103kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 358-16 Sar h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (667kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit diabetes mellitus setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlah penderita, tidak hanya di negara maju, tapi juga melanda negara miskin dan berkembang. Diabetes mellitus yang tidak terkendali menyebabkan komplikasi, yang dapat berpengaruh pada kualitas hidup dan menyebabkan besarnya peningkatan biaya pengobatan. Upaya pengendalian tidak cukup hanya ditangani oleh dokter atau tenaga kesehatan akan tetapi perlu peran serta masyarakat terutama keluarga dan juga self management pasien itu sendiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional, dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah pasien diabetes mellitus poli penyakit dalam RSI Jemursari Surabaya yang melakukan pemeriksaan kadar gula darah. Sampel berjumlah 76 pasien yang diambil secara acak menggunakan teknik systematic random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner. Untuk mengetahui hubungan antar variabel digunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden adalah berusia dewasa atau berada pada rentang usia 18-65 tahun (69,7%), berjenis kelamin perempuan (51,3%), status pekerjaan tidak bekerja (73,7%), dan tingkat pendidikan SMA/sederajat (36,8%). Hasil analisis statistik uji Chi Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan sosial keluarga, yaitu dukungan emosional (p=0,934), dukungan informatif (p=0,650), dukungan penghargaan (p=1,000), dan dukungan instrumental (p=0,888) dengan kadar gula darah. Sementara pada variabel kebiasaan olahraga (p=0,020) dan lama tidur (p=0,000) terdapat hubungan dengan kadar gula darah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara dukungan sosial keluarga, yaitu dukungan emosional (PR=1,14; 95% CI 0,61-2,15), dukungan informatif (PR=0,76; 95% CI 0,36-1,62), dukungan penghargaan (PR=0,92; 95% CI 0,45-1,89), serta dukungan instrumental (PR=1,15; 95% CI 0,63-2,08) dengan kadar gula darah, dan ada hubungan kebiasaan olahraga (PR=2,12; 95% CI 1,11-4,04) dan lama tidur (PR=7,9; 95% CI 2,65-23,7) dengan kadar gula darah. Disarankan rumah sakit membentuk perkumpulan khusus diabetes yang aktif memberikan konseling mengenai olahraga/ aktifitas fisik yang sesuai bagi kondisi masing-masing individu, serta konsultasi mengenai keluhan pasien dalam upaya mengendalikan diabetes mellitus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 358-16 Sar h
Uncontrolled Keywords: dukungan keluarga, kebiasaan olahraga, lama tidur, kadar gula darah
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NINDYANNI DESYA SARTIKA, 101311123117UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorArief Hargono, drg., M. Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 22 Nov 2016 17:15
Last Modified: 22 Mar 2018 00:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46657
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item