Simbiosis Cendawan Mikoriza Arbuskular (CMA) Glomus mosseae Dengan Akar Tanaman Jagung (zea mays) Pada Tanah Terpolusi Logam Berat Kadmium (Cd).

Nikmatul Hidayati, 089711645 (2002) Simbiosis Cendawan Mikoriza Arbuskular (CMA) Glomus mosseae Dengan Akar Tanaman Jagung (zea mays) Pada Tanah Terpolusi Logam Berat Kadmium (Cd). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
KK MPB 22-02 Hit s.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Limbah industri yang mengandung logam berat Cd bila mencemari lingkungan dan terakumulasi di dalam tubuh makhluk hidup akan berpengaruh negatif pada semua organ. Pada tanaman, logam berat dapat menghambat pertumbuhan dan produkbfitasnya. Cendawan Mikoriza Arbuskular (CMA) Glomus mosseae merupakan salah satu tipe mikoriza yang mempunyai kemampuan melindungi tanaman dari toksisitas logam berat Jagung adalah salah satu tanaman yang terinfeksi secara berat oleh CMA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perturnbuhan tanaman jagung dan persentase infeksi CMA pada perlakuan konsentrasi CdCh dan untuk mengetahui perbedaan perturnbuhan tanaman jagung pada perlakuan CMA dan kombinasi antara CdCb dan CMA Rancangan percobaan menggunakan rancangan acak lengkap dengan uji faktorial 4 x 2 dengan 5 ulangan. Perlakuan pertama adalah konsentrasi CdCh 0 ppm (CO), 2 ppm (Cl), 4 ppm (C2), dan 8 ppm (C3). Perlakuan kedua adalah inokulasi CMA yaitu tanpa CMA (MO) dan dengan CMA (Ml). Parameter yang diamati adala11 persentase infeksi CMA, tinggi tanaman, panjang akar, berat kering batang dan berat kering akar. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANA VA (P= 0,05) diikuti dengan uji LSD. Rata-rata tertinggi dari perlakuan konsentrasi CdCh pada tanaman jagung adala11 konsentrasi 0 ppm (CO) untuk persentase infeksi CMA (75,10%), tinggi tanaman (89,2 cm), panjang akar (49,7 cm), dan berat kering akar (1,694 g)dan konsentrasi 2 ppm (Cl) untuk berat kering batang ( 6,265 g). Rata-rata tertinggi dari perlakuan CMA pada tanaman jagung adalah pada perlakuan dengan CMA (Ml) yaitu tmtuk tinggi tanaman (93,7 cm), panjang akar (52,35 cm), berat kering batang (6,796 g) dan berat kering akar (1,899 g). Rata-rata tertinggi dari perlakuan kombinasi antara CdCb dan CMA pada tanaman jagung adalah kombinasi konsentrasi 8 ppm CdCh + CMA (C3Ml) untuk tinggi tanaman (96,0 cm), kombinasi 2 ppm CdCh + CMA (ClMl) tmtuk berat kering batang (7,11 g), dan kombinasi 0 ppm CdCh + CMA (COMl) untuk panjang akar (55,0 cm) dan berat kering akar (2,44 g).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK MPB 22-02 Hit s fulltext tidak ada
Uncontrolled Keywords: Simbiosis, CMA, Glomus mosseae, Zea mays, CdCh
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Nikmatul Hidayati, 089711645UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorA Soeparmo, Prof H. , MSUNSPECIFIED
ContributorTini Surtiningsih, Dr. Ir. , DEAUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email nafisa@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 22 Nov 2016 22:01
Last Modified: 22 Nov 2016 22:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46739
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item