Pengaruh !nfus Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiZil RO'lb.) Terhsdsp Nilai PCV dan LED Tikus Putih (Rattus norvegicus L.) Yang Diberi Larutan Timbal Anorgsnik.

Indhah Hendriyani, NIM019911978 (2004) Pengaruh !nfus Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiZil RO'lb.) Terhsdsp Nilai PCV dan LED Tikus Putih (Rattus norvegicus L.) Yang Diberi Larutan Timbal Anorgsnik. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
KK MPB 24 04 Hen p.pdf

Download (204kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Timbal (Pb) merupakan logam berat yang banyak digunakan dalam industri, Timbal bersifat toksik dan berdampak negatif terhadap sistem hematopoetik dengan jalan menghambat aktivitas enzim yang berperan didalamnya. Penghambatan ini mengakibatkan gangguan pada eritropoesis dan dapat mengurangi lama bidup eritrosit sehingga dapat mengakibatkan penurunan nilai PCV (Packed Cell Volume) dan peningkatan nilai LED (Laju Endap Darah). Rimpang temulawak mengandung bahan aktif seperti kurkumin, minyak atsiri, dan mikro elemen (Fe, Ca, Na, dan K) yang diduga dapat berperan sebagai chelating agent serta dapat meningkatkan sintesis dan aktivitas enzirn maupun sintesis hormon eritropoetin yang berperan dalam eritropoesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh infus rimpang ternulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) terhadap nilai PCV dan LED tikus putih (Rattus norvegicus L.) yang diberi larutan tirnbal anorganik. Penelitian ini menggunakan hewan coba tikus putih sebanyak 20 ekor strain Wistar. Hewan coba selanjutnya dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dan tiap kelornpok terdiri dari 4 ekor. Kelompok A : kontrol, diberi 1 m1 akuades, kelornpok B : diberi Y:z mllarutan timbal 12 ppm dan Y:z rnl akuades, kelompok C: diberi Y:z rnl larutan timbal 12 ppm dan Y:z rnl infus rirnpang ternulawak 20%, kelornpok D : diberi Y:z 011 larutan timbal 50 ppm dan Y:z rnl akuades, dan kelornpok E : diberi Y:z 011 larutan timba] 50 ppm dan Yz 011 infus rirnpang ternulawak 20%. Perlakuan diberikan setiap pagi hari selama 30 hari secara oral dengan menggunakan spuit injeksi berkanula. Pengambilan sampel darah dilakukan secara heart puncture (intra cardiac) dengan rnenggunakan jarum suntik yang telah diberi EDTA terlebih dahulu. Setelah itu dilakukan pengukuran nilai PCV dan LED. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Uji F (Anava) dengan a 0,05. Hasil uji rnenunjukkan adanya penolakan HI karena Fprob >Fa. Hal ini berarti bahwa secara statistik infus rimpang temulawak 20 % bel urn rnenunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap nilai PCV dan LED yang diberi timbal. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat ditarik kesirnpulan bahwa pemberian infus rimpang ternulawak 20% tidak berpengaruh terhadap penurunan nilai PCV dan peningkatan nilai LED tikus putih yang diberi perlakuan larutan timbal anorganik 12 ppm dan 50 ppm.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK MPB 24 04 Hen p fulltext tidak ada
Uncontrolled Keywords: Curcumma, timbal, PCV, LED.
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Indhah Hendriyani, NIM019911978NIM019911978
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSugiharto, , S.si, M.SiUNSPECIFIED
ContributorI.B. Rai Pidada, Drs., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email nafisa@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 23 Nov 2016 21:43
Last Modified: 23 Nov 2016 21:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46925
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item