ANALISIS DESKRIPTIF KUALITATIF FLUKTUASI PERMINTAAN UANG DI INDONESIA PERIODE AGUSTUS 1997 -JUNI 2001

MARTIN SAMUEL HUTAPEA, NIM. : 049715617 (2002) ANALISIS DESKRIPTIF KUALITATIF FLUKTUASI PERMINTAAN UANG DI INDONESIA PERIODE AGUSTUS 1997 -JUNI 2001. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KK C 91-02 HUT A.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pertengahan tahun 1997, otoritas moneter mulai mengalami tantangan yang cukup berat untuk dihadapi. Hal ini berkenaan dengan krisis moneter yang muncul setelah krisis nilai tukar Rp US $. Krisis nilai tukar ini sempat merambat ke krisis moneter. Permintaan uang, sejak krisis nilai tukar Rp US $ mengalami perkembangan yang cukup pesat, bahkan pada tahun 1998 fluktuasi permintaan uang tersebut tidak wajar dalam arti terlalu cepat mengalami peningkatan. Hal ini juga berkaitan dengan perilaku permintaan uang masyarakat sebagai pihak yang memegang dan menggunakan uang dalam mencukupi kebutuhan hidup masyarakat setiap hari. Sebagai pemegang dan pengguna uang. masyarakat berhak mengalokasikan atau menggunakan uang berdasarkan motif-motif masyarakat dalam memegang uang dalam keadaan apapun tanpa dipengaruhi oleh otoritas moneter secara langsung. Perilaku masyarakat dalam memegang uang tentu mempengaruhi permintaan uang pada gilirannya. Hal inilah yang mendorong otoritas moneter untuk mengendalikan likuiditas perekonomian di negara ini. Berdasarkan kebutuhan masyarakat akan uang pada periode-periode sebelumnya dan peristiwa-peristiwa hal-hal yang diperkirakan dapat mempengaruhi perilaku permintaan uang, masyarakat maka otoritas moneter dapat mengambil tindakan untuk melonggarkan atau menyerap likuidilas perekonomian sehingga fluktuasi permmtaan uang sejak krisis moneter ini merupakan hal penting untuk dicermati oleh otoritas moneter. Terlebih lagi saat masyarakat terpengaruh oleh isu perbankan, sosial politik yang dapat mempengaruhi permintaan uang masyarakat. Hal ini menyebabkan semakin meningkatnya permintaan uang. Begitu pula saat tingkat bunga meningkat tinggi hampir 70 %, permintaan uang juga terserap ke perbankan seperti yang otoritas moneter harapkan meskipun kecenderungan permintaan uang terus meningkat. Hal ini perlu mendapat perhatian dari otoritas moneter untuk memenuhi kebutuhan masyarakal akan uang, di waktu-waktu mendatang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK C 91/ 02 Hut a
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsEmail
MARTIN SAMUEL HUTAPEA, NIM. : 049715617UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ConsultantH. Tjuk Sukiadi, Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 28 Nov 2016 02:33
Last Modified: 28 Nov 2016 02:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/47273
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item