BUDAYA PERUSAHAAN BANK SYARIAH (Studi Kasus Pada PT. Bank Syariah Mandiri Surabaya)

THOHIRI, 079514917 (2004) BUDAYA PERUSAHAAN BANK SYARIAH (Studi Kasus Pada PT. Bank Syariah Mandiri Surabaya). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KK FIS ANT 15-04 THO B.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kehadiran bank syariah di Indonesia disambut baik oleh sebagian kalangan masyarakat, yang merupakan alternatif baru bagi sebagian masyarakat. Indonesia yang menginginkan akan kehadiran bank dengan sistem syariah atau yang leblh dikenal dalam masyarakat umum bank dengan istilah sistem bagl hasil. Keleblhan yang dltawarkan oleh sistem syariah menjadi salah satu alasan mengapa Bank Susila Bakti untuk menggantl sistem konvensional menjadi sistem syariah yang berimbas pada perubahaan dan perusahaan menjadi Bank Syariah Mandiri sejalan dengan keinginan PT. Bank Mandiri selaku pemegang saham terbesar untuk membentuk Bank syariah. Perubahan sistem konvensional menjadi sistem syariah membawa banyak implikasi terhadap kehidupan komunitas Bank Syariah Mandiri sendiri. Disini syariah agama Islam membawa banyak pengaruh terhadap kultur budaya masyarakatnya Dari hal tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penehtlan pada Bank Syanah Mandiri Surabaya, yang memunculkan pertanyaan "Bagaimana budaya perusahaan Bank Syafiah Mandiri Surabaya dalam hal ini peneliti mencoba melihat budaya perusahaan tersebut dari tiga wujud budayanya yaitu sistem ide, pola interaksi dan artefak. Mengacu pada pemikiran Edgar H. Schein budaya perusahaan adalah sistem nilai-nilai yang diyakini oleh semua anggota organisasi dan dipelajari, diterapkan serta dikembangkan secara berkesinambungan, berfungsi sebagai sistem perekat, dan dapat dijadikan acuan berperilaku dalam organisasi untuk mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan. Dari pemikiran tersebut, peneliti mencoba untuk masuk kedalam lingkungan budaya mereka agar dapat menjawab apa yang menjadi pertanyaan dalam penelitian. Tipe penelitian ini adalah studi etnografi, melalui metode tersebut akan dihasilkan suatu deskripsi sosial budaya masyarakat yang isinya disusun dari ungkapan dan tingkah laku dari masyarakat yang diteliti. Pemilihan lokasi dilakukan atas beberapa pertimbangan antara lain: tidak dipakainya kembali sistem konvensional oleh perusahaan menjadi daya tarik tersendiri, hasil yang dicapai oleh perusahaan sehingga memperoleh gelar sebagai The Fastest Growing Islamic Bank serta mendapat pengakuan bank berpredikat SEHAT oleh Bank Indonesia semakin memperkuat alasan peneliti untuk melakukan penelitian pada lokasi tersebut. Disamping itu, penelitian tentang budaya perusahaan dalam perbankan syariah belum pernah dilakukan oleh mahasiswa Antropologi Universitas Airlangga Surabaya sehingga dibarapkan hasil penelitian ini dapat memberikan tambahan wacana serta pengetahuan bagi pembaca. Dalam penentuan informasi, peneliti mengacu pada pendapat Spradley, dimana orang-orang yang dijadikan informan adalah : 1. Kepala cabang Bank Syariah Mandir; Surabaya, yang mengetahui sejarah, perkembangan serta alasan perubahan sistem operasional kerjanya, 2. Divisi Sumberdaya lnsani, berperan dalam peningkatan kualitas sumberdaya insani perusahaan, 3. Marketing, Teller dan Customer Service, orang-orang tersebutlah yang secara langsung menterjemahkan budaya perusahaan sekaligus menerapkan dalam pekerjaan terutama sekali ketika berinteraksi dengan calon nasabah dan nasabah Bank Syariah Mandiri Surabaya. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi di lapangan, wawancara kepada informan dengan menggunakan pedoman wawancara. Dari beberapa data serta informasi yang diperoleb dilakukan analisa. Dari analisa data mengungkapkan bahwa budaya perusahaan pada bank syariah mendapat pengaruh dari syariah agama Islam seperti sirnbol atau lambang perusahaan, atribut keIja, interior ruangan, adanya sarana peribadatan, produk dan jasa layanan yang banyak menggunakan istilah arab dan lain sebagainya. Budaya perusahaan yang tercipta pada Bank Syariah Mandiri bersifat top-down, tetapi mereka tetap terbuka terhadap kritik maupun saran dari karyawan yang ditunjukkall dellgan adanya kotak saran serta media internal yang menampung keluhan serta saran dari karyawan dan nasabah. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak perusahaan agar budaya perusahaan dapat tertanam dalam masing-ma,ing karyawan Bank Syariah Mandiri, mulai dari pengambilan nilai-nilai ajaran agama, sistem paternalistik, sistem reward dan sanksi serta berbagai kesempatan dalam pelalihan dan pendidikan yang disediakan oleh perusahaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS ANT 15-04 THO B
Uncontrolled Keywords: BANK AND BANKING
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1811-2351 Special classes of banks and financial institutions
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
THOHIRI, 079514917UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMoh. Adib, Drs., MA.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 29 Nov 2016 20:09
Last Modified: 13 Jun 2017 22:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/47303
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item