OPTIMALISASI PERAN AKTIF BHABINKAMTIBMAS POLRESTABES SURABAYA DALAM MENCIPTAKAN SITUASI KONDUSIF PELAKSANAAN PILWALI SURABAYA 2015

ABD. HAFID, 091224853008 (2016) OPTIMALISASI PERAN AKTIF BHABINKAMTIBMAS POLRESTABES SURABAYA DALAM MENCIPTAKAN SITUASI KONDUSIF PELAKSANAAN PILWALI SURABAYA 2015. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (18kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis dan menjelaskan peran aktif Bhabinkamtibmas Polrestabes Surabaya dalam menciptakan situasi kondusif pada Pilwali Kota Surabaya 2015 dan menganalisis hambatan Bhabinkamtibmas dalam menciptakan situasi kondusif pada Pilwali Kota Surabaya 2015. Pendekatan metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan reduksi data. Hasil dalam penelitian ini menjelaskan bahwa (1) Peran Bhabinkamtibmas dalam tugas membimbing dan melakukan penyuluhan di bidang hukum dan keamanan, melayani masyarakat, membina ketertiban masyarakat, memoderasi dan fasilitator upaya penyelesaian masalah, memobilisasi aktifitas masyarakat yang positif, mengkoordinasi upaya bina keamanan dan ketertiban masyarakat dengan jajaran perangkat desa, Babinsa dan pihak lainnya sudah maksimal, namun untuk tugas pendeteksian dini kegiatan pelanggaran hukum (money politic) masih jauh dari maksimal. (2) Upaya perlindungan, pengayoman dan pelayanan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas kepada masyarakat ada tiga cara yaitu; optimalisasi aplikasi help me, bekerja sama dengan KPU, dan bekerja sama dengan babinsa serta perangkat desa. Akan tetapi, semua upaya tersebut masih belum optimal, hal ini karena aplikasi help me belum banyak dikenal oleh masyarakat. Kerja sama yang dilakukan dengan KPU, Babinsa dan perangkat desa juga membuat tugas Bhabinkamtibmas yang sesungguhnya jadi terabaikan. (3) Hambatan yang dialami oleh Bhabinkamtibmas adalah tiga hal, yaitu jumlah personil yang terbatas, usia para bhabinkamtibmas rata-rata sudah tua, dan sarana pendukung yang juga terbatas. Hambatan tersebut jelas menjadikan bhabinkamtibmas tidak bisa menjalankan peranannya dengan optimal.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KKK-2 TKIK 11/16 Haf o
Uncontrolled Keywords: Pemilihan Wali Kota, Bhabinkamtibmas, Polrestabes Surabaya
Subjects: K Law
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Kajian Ilmu Kepolisian
Creators:
CreatorsEmail
ABD. HAFID, 091224853008UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBagong Suyanto, DR.,DRS.,M.SIUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 28 Nov 2016 23:43
Last Modified: 02 Jul 2017 23:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/47388
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item