ANALISIS PENGARUH SEKTOR BASIS DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA TIMUR DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN EXPORT BASE MODEL

IDHAM NURCHOLID, 049414604 (2000) ANALISIS PENGARUH SEKTOR BASIS DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA TIMUR DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN EXPORT BASE MODEL. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
C 03-01 Nur a.pdf

Download (957kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan gambaran nyata dari dampak kebijaksanaan pembangunan yang dilaksanakan khususnya dalam bidang ekonomi. Pertumbuhan tersebut merupakan laju pertumbuhan yang terbentuk dari berbagai macam sektor ekonomi yang secara langsung menggambarkan tingkat perubahan struk:tur ekonomi yang terjadi. Untuk skala regional, laju pertumbuhan ekonomi suatu daerah ditunjukkan dengan perturnbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Jawa Timur merupakan salah satu propinsi terbesar dalam beberapa aspek, telah mengalami banyak kemajuan dalam era pembangunan selama ini. Dengan adanya dukungan potensi alam dan infrastruktur yang cukup lengkap, menjadikan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Dalam sebelas tabun terakhir ini, PDRB Jawa Timur atas dasar harga konstan mengalarni pertumbuhan yang cukup tinggi. Babkan dilihat secara rata-rata per tahun. laju pertumbuhan ekonomi Jawa Timur lebih tinggi daripada laju pertumbuhan ekonomi nasional. Dari kenyataan tersebut. upaya untuk menganalisis perekonomian suatu daerah penting untuk dilakukan. Hal ini diperlukan dalam memberikan informasi mengenai kondisi dan potensi ekonomi yang dimiliki oleh suatu daerah, sehingga dapat dipakai untuk merumuskan kebijaksanaan pembangunan di daerah yang bersangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur selama periode 1986-1997. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Export Base Model yang dikemukakan oleh Douglas C. North. Dalam teori tersebut dinyatakan bahwa ekspor merupakan faktor penentu dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu perekonomian daerah dibagi menjadi dua sektor, yaitu sektor basis (sektor ekspor) dan sektor non basis (sektor 10kaI). Untuk mengetahui suatu sektor itu termasuk sektor basis stau sektor non basis digunakan metode Location Quotient (LQ). Dari metode LQ diketahui bahwa yang terus-menerus menjadi sektor basis (LQ > 1) selama peri ode 1986-1997 adalah sektor pertanian, sektor industri pengolahan, sektor listrik. gas dan air bersih, sektor perdagangan, hotel dan restoran serta sektor jasa-jasa. Sedangkan sektor bangunan dan sektor pengangkutan dan komunikasi menjadi sektor basis hanya pada tahun 1987-1989. Untuk mengetahui dan menguji pengaruh ekspor sektor basis terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, digunakan analisis regresi sederbana melalui . dua model, yaitu model tinier dan model tog·ganda. Hasil anal isis menunjukkan bahwa pengarub ekspor sektor basis terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur adalah signifikan. baik yang dibentuk secara linier maupun non linier (model logganda). Selain itu, hasil analisis juga menunjukkan bahwa hubungan antara ekspor sektor basis dengan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur adalah positif. Hal ini berarti ekspor sektor basis benar-benar berperan dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C 03/01 Nur a
Uncontrolled Keywords: ECONOMIC DEVELOPMENT
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3820-3836 Economic constitution, policy, planning, and development
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
IDHAM NURCHOLID, 049414604UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSOEDARTO, Drs., Ec., M.Ec.UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 29 Nov 2016 19:58
Last Modified: 29 Nov 2016 19:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/47504
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item