PENERAPAN BIAYA KUALITAS SEBAGAI UPAYA MEMlNIMALISASI TERJADINYA PRODUK CACAT PADA PT. MITRASETIA EXINDO DI MALANG JAWA-TIMUR

HISHAM ALI ALHUREIBI, 040013620 E (2003) PENERAPAN BIAYA KUALITAS SEBAGAI UPAYA MEMlNIMALISASI TERJADINYA PRODUK CACAT PADA PT. MITRASETIA EXINDO DI MALANG JAWA-TIMUR. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
A 178-03 Alh p.pdf

Download (139kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam lingkungan persaingan yang kompleks dan dinamik menuntut perusahaan untuk tetap survive dengan menyediakan produk berkualitas pada tingkat harga yang terjangkau serta dengan penyampaian yang cepat dan tepat ke tangan pelanggan. Untuk itu perusahaan harns lebih memperhatikan kualitas dan produktivitasnya terutama kemampuan untuk mengurangi biaya kualitas yang timbul dan memperbaiki kualitas produk secara bersamaan dengan tidak adanya pengerjaan ulang untuk produk cacat dan rusak yang menghabiskan waktu serta biaya. Perbaikan kualitas dapat mengurangi tingkat kerusakan menjadi nol (zero defect) disamping mengurangi biaya kualitas yang ada karena biaya kualitas ini bisa menjadi tinggi dan dengan menurunkannya akan terjadi penghematan dalam jumlah yang besar. Oleh karena itu diperlukan suatu pelaporan biaya kualitas untuk memantau perkembangan program perbaikan kualitas dalam perencanaan dan pengendalian biaya kualitasnya PT. Mitrasetia Exindo belum menerapkan pencatatan dan pelaporan biaya kualitasnya secara terpisah sehingga mengalami kesulitan untuk mengetahui dampak perencanaan dan pengendalian biaya kualitas terhadap peningkatan produktivitas perusahaan. Pencatatan dan pelaporan biaya kualitas dapat membantu manajer mengukur besamya masalah kualitas dalam bahasa yang paling mereka ketahui yaitu kerugian atau dapat mengurangi laba. Bila biaya kualitas tinggi maka terdapat masalah kualitas yang serius dan ketidakefisienan yang tinggi. Perkembangan program perbaikan kualitas dapat dipantau dengan menggunakan laporan kinerja kualitas sebagai umpan balik dalam pengendalian biaya kualitas agar pelaksanaan rencana dapat mencapai sasaran yang telah ditentukan sebelurnnya. Secara bertahap sasaran zero defect dapat dicapai dengan mengurangi ketidakefisienan dan aktivitas yang tidak bernilai tambah lainnya, sehingga dapat berdampak pada peningkatan produktivitas perusahaan. Pelaksanaan program perbaikan kualitas untuk mencapai sasaran zero defect melalui perencanaan dan pengendalian yang efektif berusaha untuk menekankan dan pada akhimya menghilangkan biaya kegagalan menjadi noL Hal ini dapat dicapai bila perusahaan berfokus pada aktivitas pengendalian dan berusaha untuk mengeliminasi aktivitas pengendalian yang tidak bemilai tambah serta melakukan efisiensi pada aktivitas pengendalian yang bernilai tambah. Dengan menekan dan mengurangi biaya kualitas tersebut berarti mengurangi input yang digunakan sehingga berakibat meningkatnya produktivitas perusahaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD6977-7080 Cost and standard of living
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Creators:
CreatorsEmail
HISHAM ALI ALHUREIBI, 040013620 EUNSPECIFIED
Depositing User: Ms noviyanti wulandari
Date Deposited: 30 Nov 2016 17:22
Last Modified: 30 Nov 2016 17:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/47694
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item