PERBEDAAN TEMUAN AUDIT CUKAI HASIL TEMBAKAU ANTARA HASIL AUDIT YANG DIPEROLEH MELALUI PENERAPAN PROSEDUR STANDAR DAN PERHITUNGAN KONVERSI BATANGAN (EVALUASI HASIL AUDIT TERHADAP PERUSAHAAN HASIL TEMBAKAU PADA KANTOR WlLAYAH VII DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI SURABAYA)

AGUS CAHYONO, 049721710 E (2000) PERBEDAAN TEMUAN AUDIT CUKAI HASIL TEMBAKAU ANTARA HASIL AUDIT YANG DIPEROLEH MELALUI PENERAPAN PROSEDUR STANDAR DAN PERHITUNGAN KONVERSI BATANGAN (EVALUASI HASIL AUDIT TERHADAP PERUSAHAAN HASIL TEMBAKAU PADA KANTOR WlLAYAH VII DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI SURABAYA). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
A 181-00 Cah p.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Audit cukai hasil tembakau yang merupakan serangkaian kegiatan pemeriksaan buku, catatan dan dokumen serta sediaan barang Perusahaan dalam rangka pengawasan terhadap pemenuhan ketentuan di bidang cukai hasil tembakau adalah salah satu bagian dari audit di bidang cukai sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Cukai nomor: 1I Tahun 1995. Auditor Direktorat Jenderal Sea dan Cukai dalam melaksanakan program audit di bidang cukai dihadapkan pada keputusan untuk melakukan pemeriksaan secara keseluruhan (full audit) atau dengan menggunakan metode lainnya seperti sampling audit. Dalam praktik penugasan audit di lapangan sering dijumpai kendala yang mengakibatkan pemeriksaan secara keseluruhan (full audit) berdasarkan Standar Prosedur Audit tidak dapat dilakukan diantaranya adalah jangka waktu penugasan lapangan yang dibatasi hanya maksimum 30 (tigapuluh) hari dan tidak cukup memadainya pengendalian intern (internal control) perusahaan yang diaudit untuk menjamin ketelitian dan kebenaran data akuntansi yang tersedia. Untuk mencapai tujuan audit yang efisien dan efektif serta dalam rangka mengoptimalkan penerimaan negara perlu diterapkan suatu prosedur pemeriksaan yang sederhana namun andal dengan menggunakan teknik audit khusus. Oleh karen a itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai keandalan penerapan perhitungan konversi batangan sebagai teknik audit untuk mendapatkan bahan bukti kompeten yang cukup. Definisi perhitungan konversi batangan dapat dirumuskan sebagai suatu teknik audit untuk menentukan jumlah sediaan akhir hasil tembakau per satuan batang yang dihitung sekaligus terhadap keseluruhan sediaan hasil tembakau. Hasil perhitungan ini kemudian dibandingkan dengan bahan bukti audit yang lain berupa pemeriksaan fisik (uji eksistensi). Penelitian yang penulis lakukan berjudul : "Perbedaan Temuan Audit Cuki1i Hasil Tembakau antara Hasi! Audit yang Diperoleh Melalui Penerapan Prosedur Standar dan Perhitungan Konvers; Batangan (Evaluasi Hasi! Audit terhadap Perusahaan Hasi! Tembakau pada Kantor Wi/ayah VII Direktorat Jenderal Bea dan Cuka; Surabaya) " dengan populasi adalah seluruh Laporan Hasil Audit yang diterbitkan bagi objek audit cukai hasil tembakau yang berada dibawah naungan Kanwil VII DJSC Surabaya yaitu seluruh Jawa Timur, dalam hal ini sebanyak 35 (tiga puluh lima) LHA. Sedangkan sampelnya adalah seluruh populasi yang memenuhi syarat untuk dilakukan pengujian melalui penerapan perhitungan konversi batangan yaitu 13 (tiga belas) LHA. Teknik analisis data yang digunakan untuk membuktikan hipotesis adalah dengan uji tanda (sign test) dengan signifikansi 99% menghasilkan X2 (=7. II) lebih tinggi daripada x2a~ d.b.1 (=6,635). Sedangkan test signifikansi terhadap uji beda dua rata-rata yang diperoleh menggunakan teknik t test dengan hasil penelitian adalah : harga kritik t yang diperoleh to = -2,063 setelah dikonsultasikan dengan tabel harga kritik student's untuk d.b. 12, taraf signifikansi 95% (tt = -1.782). harga kritik tt yang diperoleh tinggi (signifikan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan temuan audit cukai hasil tembakau yang signifikan antara hasil audit yang diperoleh melalui penerapan prosedur stan dar dan perhitungan konversi batangan atau dengan kata lain temuan audit yang didapatkan melalui penerapan perhitungan konversi batangan lebih baik daripada temuan audit yang didapatkan melalui prosedur standar. Serarti hipotesis yang diharapkan diterima dan hipotesis nihil ditolak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ6603-7390 Customs administration
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA1-418.5 Medicine and the state > RA399 Regulation of medical practice. Evaluation and quality control of medical care. Medical audit
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AGUS CAHYONO, 049721710 EUNSPECIFIED
Depositing User: Ms noviyanti wulandari
Date Deposited: 30 Nov 2016 17:38
Last Modified: 18 Jun 2017 23:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/47701
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item