PENGARUH ETIKA KERJA DAN STERSS KERJA TERHADAP KETERLIBATAN KERJA KARYAWAN PADA PT PANCAR PUBLIC SERVICE SURABAYA

DWI OKTORA. C, 049510101-E (2002) PENGARUH ETIKA KERJA DAN STERSS KERJA TERHADAP KETERLIBATAN KERJA KARYAWAN PADA PT PANCAR PUBLIC SERVICE SURABAYA. Skripsi thesis, Airlangga University.

[img]
Preview
Text (abstrak)
KK B 14 03 Cah p.pdf

Download (630kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam mengelola sumber daya manusia yang dimiliki maka perusahaan perlu memperhatikan adanya etika kerja, stres kerja, dan keterlibatan kerja karyawan yang dimilikinya. Peranan manajemen perusahaan semakin penting artinya dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas usaha Etika kerja adalah adalah norma kultural yang menempatkan nilai moral ditambah dalam melakukan pekerjaan dan berdasarkan pada keyakinan bahwa kerja mempunyai nilai intrinsik untuk kepentingannya. Stres kerja adalah keadaan internal individu yang menerima ancaman pada keberadaan fisik dan atau psikisnya. Keterlibatan kerja adalah suatu keadaan dimana seseorang secara psikologis mengidentifikasikan diri dengan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan : (a) Untuk mengetahui besamya pengaruh etika kerja dan stres kerja karyawan terhadap keterlibatan kerja karyawan PT. Pancar Public Service Surabaya. (b) Untuk mengetahui dari variabel-variabel tersebut yang memiliki pengaruh yang dominan terhadap keterlibatan kerja karyawan PT. Pancar Public Service Surabaya Dalam penelitian ini digunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode atau alat analisis statistik regresi tinier berganda. Populasi yang diambil sebesar 40 karyawan pada PT. Pancar Public Service. Hasil analisis regresi tinier berganda diperoleh persamaan sebagai berikut : Y = -1,240 + 0.293 (Xt) + 0.610 (X2) Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai berikut : (a) HasH pengujian variabel etika kerja (Xl) dan stres kerja (X2) mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap keterlibatan kerja karyawan (Y) PT. Pancar Public Service Surabaya dapat diterima. Hal ini terbukti bahwa nilai F hitung sebesar 128,442 > F tabel sebesar 3,28 dan signifikansinya adalah sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Koefisien determinasi berganda (R2 ) sebesar 0,886 atau 88,6%. (b) HasH pengujian secara parsial bahwa variabel stres kerja (X2) merupakan variabel yang mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap keterlibatan kerja (Y) dapat diterima. Hal ini terbukti dari koefisien parsialnya mempunyai pengaruh terbesar sebesar 0,717 yang artinya sumbangan variabel stres kerja (X2) terhadap keterlibatan kerja (Y) adalah sebesar 71,7 %. Dengan diketahui bahwa etika kerja dan stres kerja mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap keterlibatan kerja maka karyawan harus dapat meningkatkan etika kerjanya dan menurunkan stres kerjanya sehingga keterlibatan kerja karyawan pada perusahaan dapat meningka

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 14 03 Cah p FILE FULLTEXT TIDAK ADA
Uncontrolled Keywords: stress kerja
Subjects: A General Works
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
DWI OKTORA. C, 049510101-EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
Contributordwi ratmawati, Dra Ec. M.comUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 30 Nov 2016 20:22
Last Modified: 30 Nov 2016 20:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/47734
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item