ANALISIS KETIMPANGAN PENDAPATAN REGIONAL ANTAR WILAYAH TINGKAT II DI JAWA BARAT PERIODE TAHUN 1985-1999

MOHAMMAD ALI GHOZALI, 049615354 (2001) ANALISIS KETIMPANGAN PENDAPATAN REGIONAL ANTAR WILAYAH TINGKAT II DI JAWA BARAT PERIODE TAHUN 1985-1999. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
C 39-01 Gho a.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Proses pembangunan yang berlangsung ditingkat nasional akan memberikan dampak yang berbeda bagi daenih. Ada daerah yang mencapai kemajuan yang pesat, sedangkan dipihak lain ada daerah yang masih mengalami keterbelakangan. Sehingga dalam proses pembangunan tersebut telah menimbulkan ketimpangan antar daerah. Begitu juga dengan proses pembangunan di Jawa Barat tentunya akan membawa dampak yang berbeda bagi daerah tingkat II. Selama kurun waktu Pembangunan Jangka Panjang pertama laju pertumbuhan ekonomi Jawa Barat terus meningkat walaupun mengalami fluktuasi setiap tahunnya, yaitu pada Petita II sebesar 8,5 %, Pelita III 8,4 %, Pelita IV 6,7% dan Petita V 8,19 % sehingga rata-rata laju pertumbuhan ekonomi selama PJP pertama sebesar 7,8 %. Tingginya laju pertumbuhan ekonomi disatu sisi telah menunjukkan keberhasilan pembangunan di Jawa Barat, akan tetapi bila ditinjau dari aspek regional daerah tingkat II ternyata telah menimbulkan ketimpangan pendapatan regional yang semakin besar. Penelitian ini berusaha membahas fenomena ketimpangan antar wilayah tingkat II diatas dengan menganaIisis sejauh mana tingkat kctimpangan tersebut dan faktor-faktor yang menyebabkannya. Dalam penelitian ini digunakan dua alat analisis yaitu indeks Williamson untuk mengukur tjngkat ketimpangan antar wilayah dan Regresi linier berganda untuk mengetahui apakah faktor-faktor yang menyebabkan ketimpangan pendapatan regional tersebut yaitu ketimpangan investasi swasta dan ketimpangan investasi pemerintah berpengaruh secara signifikan. Dari hasil perrutungan didapatkan bahwa ketimpangan pendapatan regional antar wilayah tingkat II selama periode periode penelitian menunjukkan ketimpangan yang semakin tinggi, begitu juga dengan kelimpangan investasi swasta dan pemerintah kecenderungannya semakin meningkat. Rata-rata tingkat ketimpangan pendapatan regionaJ pertahun selarna periode penelitian adalah sebesar 0,45, sedangkan ketimpangan investasi swasta dan pemerintah sebesar 0,741 dan 0,374. Dari hasil estinlasi model didapatkan bahwa ketimpangan investasi swasta dan ketimpangan investasi pemerintah berpengaruh secara signifikan. Hal ini dapat dilihat dad uji-t dan uji F yang signifikan serta koefisien korelasi sebesar 95,5 %. Dari hasil pene1itian tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat ketimpangan pendapatan regional antar wilayah tingkat II cukup tinggi, selain itu ketimpangan terse but dipengaruhi oleh ketimpangan investasi swasta dan ketimpangan investasipemerintah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C 39/01 Gho a
Uncontrolled Keywords: REGIONAL PLANNING
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT51-1595 Communities. Classes. Races > HT101-395 Urban groups. The city. Urban sociology > HT390-395 Regional planning
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Creators:
CreatorsEmail
MOHAMMAD ALI GHOZALI, 049615354UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEFFENDIE, DR., SE.UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 30 Nov 2016 21:46
Last Modified: 30 Nov 2016 21:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/47789
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item