ANALISIS KEUNGGULAN KOMPARATIF PERDAGANGAN KERTAS DAN PRODUK KERTAS INDONESIA (SITC 641 DAN 642) DENGAN NEGARA ANGGOTA ASEAN PERIODE 1997-2002

WAHYU EKO CAHYONO, 049815999 (2005) ANALISIS KEUNGGULAN KOMPARATIF PERDAGANGAN KERTAS DAN PRODUK KERTAS INDONESIA (SITC 641 DAN 642) DENGAN NEGARA ANGGOTA ASEAN PERIODE 1997-2002. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
C 90-05 Cah a.pdf

Download (937kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam perekonomian terbuka, usaha untuk memenuhi segala kebutuhan hidup rakyatnya dapat dipenuhi dengim cara memproduksi dalam negeri atau melakukan hubungan perdagangan dengan negara lain. Perdagangan intemasional terdiri dari ekspor maupun impor. Setiap negara memiliki komoditi andalan untuk diekspor ke negara lain guna menambah nilai pendapatan nasional negara yang bersangkutan. Salah satu komoditi ekspor unggulan Indonesia adalah kertas dan produk kertas. Perkembangan ekspor komoditi kertas dan produk kertas Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Dalam peranannya terhadap pendapatan devisa negara, komoditi ini patut untuk diperhitungkan karena kertas dan produk kertas termasuk komoditas industri andalan yang masuk dalam lima besar industri besar yang diekspor oleh Indonesia. Dari komoditi kertas dan produk kertas terdapat empat kelompok SITe yaitu SITe 251, 641, 642 dan 892. Dari keempat SITe tersebut, SITe 641 dan 642 adalah komoditas yang mendominasi ekspor kertas dan produk kertas Indonesia. Tujuan penelitian ini sendiri untuk mengetahui keunggulan komparatif yang dimiliki oleh komoditi tersebut. dan perkembangannya dalam perdagangan intemasional. Untuk mendukung analisa digunakan rumus ISP (/ndeks Spesia!isasi Produk) dan rumus EPR (Export Performance Ratio). Dimana perhitungan ISP menunjukkan spesialisasi yang dimiliki oleh suatu ·negara dalam perdagangan intemasional untuk komoditi yang bersangkutan. Sedangkan untuk EPR digunakan untuk menunjukkan apakah komoditi tersebut mempunyai keunggulan komparatif yang tinggi atau tidak. Dalam perhitungan rumus ISP dan EPR terdapat batasan-batasan tertentu sehingga basil yang didapatkan menunjukkan kreteria komoditiyang dianalisis. Setelah dilakukan perhitungan, didapatkan bahwa nilai ISP untuk kertas dan produk kertas Indonesia SITe 641 dan 642 dari tahun 1997-2002 didapatkan nilai sebesar 0,8, kecuali untuk tahun 1997 sebesar 0,6 dan tahun 2002 sebesar 0,7. Batasan nilai [SP 0-0,8 masuk dalam kriteria hubungan, perdagangan Indonesia dengan negara anggota ASEAN untuk komoditi SITe 641 dan 642 berada dalam tahap perluasan ekspor. Sedangkan nilai EPR yang diperoleh untuk komoditi kertas dan produk kertas SITe 641 dan 642 untuktahun 1997-2002 didapatkan nilai sebesar 2, kecuali untuk tahun 1997 nilai yang didapat sebesar 1. batasan untuk nilai APR sendiri, bila nilainya lebih besar dari 1 maka komoditi tersebut memiliki keunggulan komparatif tinggi, yaitu di atas rata-rata dunia. Dengan nilai yang didapat, maka dapat dikatakan bahwa komoditi kertas dan produk kertas Indonesia memiliki keunggulan komparatif tinggi dalam perdagangan intemasional. Dalam penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa komoditi kertas dan produk kertas Indonesia untuk SITe 641 dan 642 berada dalam tahap persaingan dan mempunyai keunggukan komparatif tinggi di atas rata-rata dunia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C 90/05 Cah a
Uncontrolled Keywords: COMMERCIAL PRODUCTS
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5410-5417.5 Marketing. Distribution of products
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Creators:
CreatorsEmail
WAHYU EKO CAHYONO, 049815999UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSOEDARTO, Drs., Ec., MECUNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 04 Dec 2016 19:05
Last Modified: 04 Dec 2016 19:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/48068
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item